Pariwisata Indonesia Tumbuh, Kualitas Jadi Kunci Keberhasilan
- 18 Jul 2026 15:43 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sektor pariwisata Indonesia mencapai pertumbuhan positif pada semester pertama tahun 2026, memperkuat posisinya sebagai sektor unggulan ekonomi nasional.
- Peningkatan kunjungan wisatawan dan berbagai kegiatan pariwisata mencerminkan daya saing dan ketahanan sektor menghadapi dinamika global.
- Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menekankan bahwa pariwisata diharapkan memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional ke depan.
MENTERI Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyatakan sektor pariwisata terus menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang semester pertama tahun 2026. Capaian tersebut memperkuat optimisme pariwisata sebagai sektor unggulan yang mendorong pertumbuhan usaha serta perekonomian masyarakat Indonesia.
Menurutnya, peningkatan kunjungan wisatawan dan penyelenggaraan berbagai kegiatan mencerminkan daya saing serta ketahanan sektor pariwisata menghadapi dinamika global. “Sektor pariwisata diharapkan semakin memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya saat jumpa pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah RI Jakarta, Rabu 15 Juli 2026.
Kunjungan wisatawan mancanegara pada Mei 2026 mencapai 1,38 juta kunjungan atau meningkat 5,83 persen dibandingkan Mei 2025. Secara kumulatif, kunjungan wisatawan mancanegara hingga Mei 2026 mencapai 6,07 juta atau tumbuh 7,68 persen dibandingkan periode sama 2025.
Kementerian Pariwisata menyebut pertumbuhan tersebut didorong strategi penguatan pasar jarak dekat serta pasar menengah secara berkelanjutan. Tren positif kunjungan wisatawan mancanegara juga tetap terjaga meskipun kawasan Timur Tengah masih menghadapi dinamika geopolitik.

Perjalanan wisatawan nusantara pada Mei 2026 turut meningkat 8,69 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hingga Mei 2026, perjalanan wisatawan nusantara mencapai 523,22 juta perjalanan atau bertambah 2,86 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara juga tercatat lebih tinggi 0,83 juta dibandingkan warga negara Indonesia yang bepergian ke luar negeri. Surplus tersebut meningkat 15,48 persen secara tahunan dan mencerminkan besarnya kontribusi sektor pariwisata terhadap penerimaan devisa negara.
Untuk menjaga tren pertumbuhan, Kementerian Pariwisata menjalankan lima program unggulan yang menjadi fokus pengembangan sektor pariwisata nasional. Program tersebut meliputi peningkatan keselamatan berwisata, pengembangan desa wisata, pariwisata berkualitas, Event by Indonesia, serta Tourism 5.0.
Indonesia juga mencatat peningkatan daya saing pada segmen wisata ramah Muslim melalui penghargaan Muslim Friendly Destination of the Year. Penghargaan tersebut diraih dalam ajang Global Muslim Travel Index Awards 2026 dan mengangkat posisi Indonesia tiga peringkat menjadi lebih baik.
“Penghargaan ini penting karena pasar wisata ramah Muslim merupakan salah satu segmen pariwisata dengan pertumbuhan tercepat. GMTI memproyeksikan jumlah wisatawan Muslim pada 2026 mencapai 208 juta dan meningkat menjadi 262 juta pada 2030, dengan nilai pasar sebesar 310 miliar dolar Amerika Serikat,” kata Menpar Widiyanti.
Sepanjang Januari hingga Juni 2026, Karisma Event Nusantara telah menyelenggarakan 39 kegiatan dengan 28 di antaranya dikaji dampaknya. Kegiatan tersebut menarik 2,46 juta pengunjung, melibatkan lebih dari 7.200 UMKM, menyerap lebih dari 61 ribu tenaga kerja, serta menghasilkan perputaran ekonomi Rp196,67 miliar.
“Dengan sinergi yang kuat, kita optimistis mampu membangun ekosistem pariwisata yang berkelanjutan, inklusif, berdaya saing global. Serta mampu mendistribusikan manfaat ekonomi secara merata hingga ke masyarakat di tingkat desa,” kata Widiyanti.
Meski berbagai capaian tersebut menunjukkan arah positif, keberhasilan strategi pemerintah tetap bergantung pada implementasi kebijakan di lapangan dan keberlanjutan tren kunjungan wisatawan. Gambaran mengenai pelaksanaan strategi tersebut kemudian dijelaskan lebih rinci oleh Juru Bicara Kementerian Pariwisata melalui sejumlah langkah operasional yang tengah dijalankan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....