Tipu Daya 'WO Marwah' Raup Miliaran dari 58 Calon Pengantin
- 05 Jun 2026 14:02 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kehadiran wedding organizer (WO) sering dipilih untuk membantu seluruh rangkaian acara berjalan lancar.
- Namun dalam beberapa kasus, kepercayaan tersebut justru dimanfaatkan untuk melakukan penipuan.
- Kasus yang menimpa puluhan calon pengantin melalui WO Marwah menjadi salah satu contohnya.
Hasil pemeriksaan polisi mengungkap pola pengelolaan keuangan yang dilakukan pasangan pemilik WO Marwah. Dana dari klien baru digunakan untuk membiayai acara milik klien sebelumnya.
Pola tersebut membuat keberlangsungan usaha sangat bergantung pada masuknya pembayaran dari pelanggan baru. Ketika pemasukan menurun, berbagai kewajiban mulai sulit dipenuhi.
AKP Bayu Kurniawan menjelaskan praktik tersebut dilakukan secara berulang dalam operasional usaha. Dana yang diterima tidak digunakan sesuai peruntukan awal sebagaimana mestinya.
“Jadi uang yang didapat dari klien lain digunakan untuk menyelenggarakan pesta pernikahan klien lainnya. Secara tidak langsung uang tersebut digunakan dengan pola gali lubang tutup lubang,” katanya.
Dari hasil pemeriksaan, para tersangka mengakui dana korban diputar kembali untuk kebutuhan lain. Kondisi tersebut membuat pengelolaan keuangan semakin tidak terkendali.
“Diketahui bahwa uang-uang dari korban ini diputar lagi oleh para tersangka. Dana tersebut digunakan untuk menutupi kegiatan pernikahan sebelumnya,” ujarnya.
Ketika biaya penyelenggaraan terus meningkat dan pemasukan baru tidak mencukupi, masalah mulai muncul. Sejumlah acara pernikahan akhirnya tidak terlaksana sesuai perjanjian dengan pelanggan.
|
Selanjutnya,
Pasutri Pemilik WO Ditangkap Polisi
|
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....