Hari Multiple Sclerosis Sedunia: Melawan Sunyi Penyakit Saraf

  • 30 Mei 2026 19:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Hari Multiple Sclerosis Sedunia menjadi pengingat bahwa jutaan orang di seluruh dunia membutuhkan dukungan, pemahaman, dan harapan untuk menjalani hidup yang lebih baik.
  • Hingga saat ini belum ditemukan obat yang benar-benar dapat menyembuhkan Multiple Sclerosis secara total.
  • Melalui Hari Multiple Sclerosis Sedunia, masyarakat diajak untuk lebih peduli, memahami, dan mendukung para penyintas agar mereka tidak merasa berjuang sendirian.

Multiple Sclerosis merupakan penyakit autoimun yang menyerang sistem saraf pusat, termasuk otak dan sumsum tulang belakang. Penyakit ini terjadi ketika sistem imun tubuh menyerang mielin yang berfungsi melindungi saraf.

Kerusakan mielin menyebabkan gangguan komunikasi antara otak dan tubuh. Akibatnya, pasien dapat mengalami berbagai gangguan fisik maupun fungsi tubuh lainnya.

Multiple Sclerosis termasuk penyakit kronis yang berkembang secara bertahap dalam jangka panjang. Pada beberapa kasus, kondisi pasien dapat memburuk secara perlahan seiring waktu.

Penyakit ini sering disebut sebagai “penyakit seribu wajah” karena gejalanya berbeda pada setiap individu. Ada pasien yang hanya mengalami gangguan ringan, namun ada juga yang mengalami disabilitas berat.

Dokter membagi Multiple Sclerosis menjadi beberapa jenis berdasarkan pola perkembangan penyakitnya. Jenis yang paling umum adalah Relapsing-Remitting MS (RRMS) yang ditandai dengan fase kambuh dan remisi.

Penyebab pasti Multiple Sclerosis hingga kini belum diketahui secara pasti oleh para ilmuwan. Namun faktor genetik, lingkungan, infeksi virus, dan gangguan sistem imun diduga berperan besar.

Perkembangan teknologi medis membantu dokter memahami penyakit ini dengan lebih baik dibanding masa lalu. Meski belum dapat disembuhkan sepenuhnya, diagnosis dini dapat membantu pasien memperoleh penanganan yang lebih efektif.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....