Inflasi Landa Tangerang Raya, Kepala Daerah Atur Strategi
- 24 Mei 2026 06:48 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menjadi pemicu inflasi yang berpotensi melanda wilayah Tangerang Raya.
- Masing-masing kepala daerah menyiapkan langkah dan strategi dalam mengantisipasinya.
- Pemkot Tangerang terus berkomitmen meningkatkan sinergi lintas sektoral untuk menjaga stabilitas inflasi.
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sempat mengganjar Kota Tangerang menjadi salah satu daerah yang mampu mengengendalikan inflasi. Pernyataan itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir mengatakan Kota Tangerang menjadi salah satu kabupaten/kota yang telah memberikan kinerja pengendalian inflasi secara luar biasa. Karena dinilai telah menerapkan kinerja konkret sesuai dengan arahan TPID Kemendagri.
ia merinci mulai dari melaksanakan operasi pasar, sidak ke pasar dan distributor, kerja sama dengan daerah penghasil komoditas pangan. Kemudian gerakan menanam serta merealisasikan BTT (Belanja Tidak Terduga, Red) untuk memastikan stabilitas inflasi tetap terjaga.
“Ada sejumlah pemerintah daerah yang telah menunjukkan kinerja nyata untuk menangani inflasi didaerahnya. Meski hasilnya belum semuanya maksimal, upaya yang sudah dilakukan diharapkan bisa berdampak lebih baik untuk ke depannya,” ujarnya.
Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono menambahkan Pemkot Tangerang berhasil menjaga tren positif pengendalian inflasi. Selama beberapa bulan terakhir jelang tahun baru dan idulfitri.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tangerang menunjukkan sebagai daerah dengan indeks inflasi terendah di Provinsi Banten. Hal itu dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya pada bulan Maret kemarin yang menyentuh 3,01 persen.
“Kami terus berkoordinasi dengan semua pihak untuk memastikan program pengendalian inflasi di Kota Tangerang bisa berjalan sesuai dengan target yang ditentukan. Terlebih, indeks inflasi pada triwulan pertama tahun ini sangat positif seperti Januari 3,52 persen, Februari 4,64 persen dan Maret turun ke 3,01 persen,” ucapnya.
Selain itu, Pemkot Tangerang terus berkomitmen meningkatkan sinergi lintas sektoral untuk menjaga stabilitas inflasi. Hal itu dengan memastikan pasokan dan harga kebutuhan pokok, terutama pangan pokok di Kota Tangerang tetap terjaga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....