Pesan dari Miangas, Simbol Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia
- 13 Mei 2026 02:01 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo berkomitmen untuk memajukan Miangas, Sulawesi Utara
- Miangas merupakan pulau paling utara Indonesia yang berbatasan langsung dengan Filipina.
- Kehadiran Presiden Prabowo di pulau paling utara Indonesia menjadi komitmen pemerintah memastikan bahwa negara hadir hingga ke titik terluar Indonesia.
Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Miangas melayani 823 jiwa penduduk, dengan kunjungan per hari lima orang. Atau hanya ada satu pasien yang berobat di Puskesmas.
Puskesmas Miangas merupakan satu-satunya fasilitas kesehatan di pulau yang berhadapan langsung dengan Filipina. Miangas tidak memiliki rumah sakit atau klinik,
Kepala Puskesmas Miangas dr Cefrilia Pesik mengatakan pasien darurat akan dirujuk ke Rumah Sakit Daerah Talaud, karena minimnya fasilitas. Cefrilia mengatakan tidak mudah untuk merujuk ke rumah sakit karena terbatasnya transportasi dan gangguan cuaca.
“Kalau ada pasien (darurat) kami tangani dulu, menunggu kapal perintis atau pesawat, kapal perintis 10 hari sekali baru masuk. Jadwal pesawat hanya dua kali dalam seminggu dan tergantung cuaca, kalau cuaca buruk,” kata dr Cefrilia kepada wartawan, Sabtu 9 Mei 2026.

Adapun untuk biaya transportasi akan ditanggung oleh pihak keluarga. Ia mengatakan Puskesmas tidak memiliki anggaran untuk akomodasi pasien sehingga harus ditanggung pihak keluarga.
Dokter Cefrilia yang merupakan dokter umum menjelaskan, ada 14 orang pegawai yakni, satu dokter umum yakni dirinya merangkap Kepala Puskesmas. Delapan perawat, satu orang bidan, satu orang Kepala TU dan satu bagian farmasi.
Ia mengatakan puskesman membutuhkan banyak dokter termasuk dokter gigi. Cefrilia mengatakan, sumber daya di Puskesmas belum memadai sehingga perlu didatangkan tenaga medis.
“Dokter gigi penugasan khusus tetapi sudah selesai pada 2024. Jadi tinggal saya sendiri dokter umum,” katanya.
Tantangan lain adalah obat-obatan, yang terkadang kosong karena dari Dinas Kesehatan di Talaud tidak memiliki pasokan. Atau obat tidak sesuai dengan pesanan dari puskesmas.

Selanjutnya adalah fasilitas kesehatan yang kurang memadai. Ia mencontohkan pasien memiliki riwayat sesak nafas dan Puskesmas tidak memiliki alat bantu pernafasan.
Lebih lanjut ia menjelaskan, pihak keluarga masih memiliki cadangan alat bantu pernafasan sehingga pasien dapat tertangani . Adapun keluhan penyakit warga seperti darah tinggi, dan diabetes.
Sementara untuk anak-anak, keluhan pada umumnya adalah batuk dan demam. Puskesmas Miangas memiliki poli umum, layanan keluarga berencana (KB) dan KIA.
|
Selanjutnya,
Orang Tua Murid Minta Guru Hadir Mengajar
|
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....