Virus Mematikan dari Tikus 'Hantavirus' Kembali Menggemparkan Dunia

  • 12 Mei 2026 13:32 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Para peneliti menyebut hantavirus sebagai salah satu penyakit zoonosis yang perlu diwaspadai.
  • Tingkat kematian yang tinggi membuat virus ini dianggap berbahaya apabila terjadi wabah.
  • Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap gejala awal turut memperbesar risiko kematian.

Penularan hantavirus umumnya terjadi melalui urine, air liur, atau kotoran tikus yang terinfeksi virus. Partikel virus dapat terhirup manusia ketika kotoran tikus mengering dan bercampur dengan udara.

Virus juga dapat masuk ke tubuh melalui gigitan tikus atau tangan yang terkontaminasi lalu menyentuh wajah. Luka terbuka pada kulit dapat menjadi jalur masuk virus ke dalam tubuh manusia.

Sebagian besar jenis hantavirus tidak menular antar manusia. Namun, jenis Andes virus di Amerika Selatan diketahui memiliki kemampuan penularan terbatas melalui kontak sangat dekat.

Lingkungan yang kotor dan banyak tikus menjadi faktor utama penyebaran hantavirus. Gudang tua, area pertanian, dan rumah kosong sering menjadi lokasi dengan risiko tinggi.

Aktivitas membersihkan sarang tikus tanpa alat pelindung juga dapat meningkatkan risiko infeksi. Karena itu, masyarakat dianjurkan menggunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan area terkontaminasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....