Berstatus Pegawai BUMN, Lowongan Kerja KDKMP dan KNMP Disorot Masyarakat

  • 16 Apr 2026 18:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Lowongan kerja Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), disorot jutaan pasang mata masyarakat Indonesia
  • Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan sekaligus Ketua Satuan Tugas Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Zulkifli Hasan mengatakan, rekrutmen ini bertujuan mencari calon yang kompeten
  • Seleksi ini terbuka bagi lulusan D3, D4, dan S1 dari semua jurusan
  • Jadi tidak ada jalur khusus, tidak ada titipan, tidak ada pihak yang menjamin kelulusan

Presiden Prabowo Subianto menargetkan 1.100 desa nelayan Merah Putih rampung tahun 2026. Nantinya desa nelayan akan dikelola oleh 600-2.000 kepala keluarga (KK).

“Desa Nelayan Merah Putih rencananya kita bangun 1.100 untuk tahun 2026, dan operasional 90 persen. Satu Desa Nelayan Merah Putih akan mengelola 600-2.000 KK,” kata Presiden Prabowo Subianto dalam berdiskusi dengan sejumlah tokoh disiarkan melalui kanal YouTube Prabowo Subianto, dikutip pada Minggu 22 Maret 2026.

Presiden Prabowo mengatakan keberadaan Desa Nelayan Merah Putih untuk meningkatkan kesejahteran masyarakat. Pemerintah membangun infrastruktur yang dibutuhkan nelayan seperti pabrik es, SPBU khusus nelayan hingga bantuan kapal.

Presiden Prabowo menjelaskan Biak, Provinsi Papua menjadi salah satu percontohan desa nelayan. Penghasilan nelayan meningkat 60-80 persen karena ada Desa Nelayan Merah Putih.

“Kita bukan menciptakan lapangan kerja baru tapi meningkatkan taraf hidup. Yang tidak punya es, kita bangun pabrik es, susah solar maka kita buka SPBU khusus nelayan,” ujarnya.

“Yang tadinya kapal hanya bisa melaut 24 jam maka kita bikin tiga kali. Kita bikin pilot project di Biak, penghasilan nelayan 60-80 persen, ini menimbulkan pertumbuhan ekonomi,” sambungnya.

Sebelumnya, pemerintah menargetkan 5.000 desa nelayan rampung pada 2029 mendatang. Nelayan diharapkan dapat mengakses ekosistem perikanan secara terintegrasi, mulai dari kapal tangkap, dermaga.

Selanjutnya stasiun pengisian bahan bakar kapal, hingga fasilitas pendingin (cold storage) untuk penyimpanan hasil perikanan. Presiden Prabowo menilai kebijakan ini penting karena kelompok nelayan selama ini dinilai belum mendapatkan perhatian yang memadai.

"Tiap desa nelayan kita akan bangun pabrik es, kita akan bikin cold storage, kita akan bikin dermaga. Kita akan bagikan kapal-kapal, kita akan siapkan kendaraan," ujar Prabowo dalam acara Indonesia Economic Outlook, Jumat, 13 Februari 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....