Sayuran Hidroponik Solusi Konsumsi Sayur yang Lebih Sehat
- 23 Jun 2024 20:13 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang : Salah satu kebutuhan zat dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh terdapat pada tanaman sayur. Namun sumber tanaman sayur perlu menjadi perhatian dikarenakan tidak semua sayur yang beredar di pasaran bisa dinyatakan sehat dan bebas dari pestisida.Salah satu sumber sayuran sehat bisa berasal dari tanaman hidroponik. Sayuran hidroponik ialah sayuran yang tumbuh dengan bantuan cairan yang mengandung mineral yang diperlukan oleh sayuran untuk tumbuh.
Proses menanam hingga masa panen dengan menyemai benih atau menanam biji tanaman tersebut di rockwool (salah satu media tanam pada hidroponik yang umum digunakan). Sebelum ditabur benih dibasahkan terlebih dulu rockwoolnya kemudian disimpan ditempat yang gelap dan ditutup dengan plastik hitam, yang manfaatnya untuk mempercepat proses benih pecah dan tumbuh tunasnya selama satu malam.
Setelah benih sayuran pecah, keesokan harinya dijemur di bawah sinar matahari untuk mempercepat tumbuhnya daun tunas dan mencegah pertumbuhan kutilang yaitu tumbuh dengan batang yang memanjang dan daunnya sedikit. Selanjutnya setelah daun sejati keluar yang merupakan bentuk asli tanaman itu, sudah bisa dipindahkan ke tempat pembesaran, diberi nutrisi yang cukup sesuai usianya hingga tiba masa panen.
“Yang membedakan sistem hidroponik dengan media tanah itu dari segi perawatan juga lahan untuk menanamnya, hidroponik hanya menggunakan air dan nutrisi yang terukur sesuai dengan usia tanaman tersebut dan tidak sulit untuk perawatannya yang penting cukup air dan nutrisinya saja," kata Firmansyah, pembudidaya sayuran hidroponik di Sabang, Minggu (23/6/2024).
Lebih kurang sudah satu tahun Firman menjalani budidaya sayuran hidroponik ini, berawal dari hobi menanam dan sekedar mencoba yang hasil panennya untuk dikonsumsi bersama keluarga, namun karena hasil yang melimpah akhirnya dipasarkan secara online juga untuk pembeli di sekitaran tempat usaha yang juga sedang dijalani di kawasan Tektok gampong Kuta Timu.
Firman menambahkan masa panennya berbeda-beda sesuai dengan jenis sayuran yang ditanam. Sawi, Kangkung atau Bayam sekitar 25 hari setelah penyemaian sudah bisa dipanen. Jika cuaca sedang tidak kondusif, menjadi kendala karena kurangnya cahaya matahari sehingga pertumbuhan sayuran hidroponik terhambat. Karena hal itulah Firman berharap semoga kedepan bisa memiliki green house, seperti rumah tanam yang bisa mencegah angin dan hujan sehingga tanaman bisa dipanen dengan lebih maksimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....