Kenali Alat Musik Tradisional Aceh

  • 10 Mei 2024 19:19 WIB
  •  Sabang

KBRN Sabang : Aceh memiliki kekayaan budaya yang melimpah, salah satunya adalah alat musik tradisional. Alat musik ini tidak hanya berfungsi sebagai pengiring upacara adat atau pertunjukan seni, tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya Aceh.

Berikut beberapa alat musik etnik Aceh yang terkenal seperti dilansir RRI dari berbagai sumber :

• Rapai: Alat musik pukul yang terbuat dari kayu dan kulit binatang. Rapai memiliki suara yang khas dan sering digunakan dalam berbagai kesenian tradisional Aceh, seperti Rapai Pasee (Rapai Gantung), Rapai Daboih, Rapai Geurimpheng, Rapai Pulot, dan Rapai Anak.

• Serune Kalee (Serunai): Terbuat dari kayu, kuningan, dan tembaga. Bentuknya menyerupai seruling bambu namun berwarna hitam. Serune Kalee biasanya dimainkan bersama Rapai dan Geundrang.

• Geundrang: Alat musik pukul yang terbuat dari kayu dan dimainkan dengan tangan atau kayu pemukul. Geundrang merupakan bagian dari perangkat musik Serune Kalee berfungsi sebagai pengatur tempo.

Selain alat musik di atas, Aceh juga memiliki beberapa alat musik etnik lain, seperti:

- Arbab: Alat musik gesek yang dimainkan dengan cara digesek seperti biola.

- Canang Kayu: Alat musik pukul yang terdiri dari beberapa bilah kayu yang disusun berderet.

- Bereguh: Ensemble alat musik pukul yang terdiri dari berbagai macam instrument seperti gong, kenong, dan gambang.

- Taktok Trieng: Sepasang kayu pendek yang dipukulkan secara berirama.

- Bangsi Alas: Seruling bambu yang berasal dari daerah Alas.

Alat-alat musik ini masih lestari dan sering dimainkan dalam berbagai acara budaya di Aceh. Namun, ada juga beberapa alat musik yang mulai langka. Untuk itu, perlu adanya upaya pelestarian agar kekayaan budaya Aceh ini tetap terjaga.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....