Film ‘Seni Merayu Tuhan’ Soroti Proses Pendewasaan Anak Muda
- 16 Agt 2026 15:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Film Seni Merayu Tuhan merupakan adaptasi dari buku karya Habib Jafar yang menghadirkan cerita tentang pencarian arah hidup.
- Karakter utama Hikmah diperankan oleh Ari Irham dan mengalami perjalanan spiritual setelah kehilangan ibunya.
- Film ini mengajak penonton muda untuk memahami proses menjadi pribadi yang lebih baik tanpa menuntut perubahan instan, melainkan melalui pendekatan spiritual yang gradual.
RRI.CO.ID, Jakarta -Film Seni Merayu Tuhan mengajak penonton muda melihat proses menjadi pribadi yang lebih baik tanpa harus mengejar perubahan secara instan. Film adaptasi buku karya Habib Jafar tersebut menyoroti pencarian arah hidup melalui karakter Hikmah yang diperankan Ari Irham.
Hikmah awalnya merasa kehidupannya berjalan baik-baik saja. Namun, kepergian sang ibu membuatnya kehilangan arah dan mulai mencari ketenangan dengan mendekatkan diri kepada Tuhan.
Keinginan untuk berubah dengan cepat justru membuat perjalanan Hikmah semakin rumit. Berbagai kebaikan yang dilakukan tanpa memahami maknanya membuat ia kembali mempertanyakan arti menjadi manusia yang lebih baik.
Ari Irham menilai perjalanan Hikmah cukup dekat dengan kehidupan anak muda. Menurutnya, perubahan dalam diri seseorang membutuhkan proses dan tidak bisa terjadi secara instan.
“Sebenarnya apa yang ditunjukkan dari karakter Hikmah di film ini relate sekali dengan banyak dari kita. Termasuk generasi muda,” kata Ari.
Ia menilai keinginan untuk mendapatkan hasil secara cepat justru dapat membuat seseorang kehilangan arah. “Ada salah satu dialog yang sangat aku suka di film ini, pelan-pelan, tapi pasti,” ujarnya.
Pandangan serupa disampaikan Teuku Ryzki yang memerankan Hotib, sahabat Hikmah. Karakternya hadir sebagai sosok yang terus mengingatkan Hikmah untuk berusaha menjadi pribadi yang lebih baik.
Menurut Kiki panggilan akrabnya, perjalanan seseorang untuk berubah tidak selalu berjalan lurus. Ada berbagai dinamika yang justru menjadi bagian penting dalam proses tersebut.
“Orang yang mau menjadi baik itu kan enggak selalu lurus. Dinamika itu yang menarik. Tapi kita sebagai manusia diberikan kesempatan setiap pagi, untuk menjadi lebih baik,” ujar Kiki.
Pesan tersebut juga dirasakan penonton muda saat Ari dan Kiki berkunjung ke salah satu bioskop di Bekasi. Pertemuan itu kemudian berkembang menjadi diskusi mengenai pengalaman dan nilai yang mereka dapatkan dari film.
Salah satu penonton mengaku melihat perjalanan Hikmah sebagai gambaran dari pengalaman pribadinya. Ia merasa beberapa adegan dalam film mengingatkannya pada masa ketika menghadapi tekanan dan kelelahan.
“Aku akan lebih bersyukur karena diberikan waktu yang lebih. Juga akan menghargai orang-orang di sekitar aku,” kata penonton tersebut.
Ia juga menilai kondisi Hikmah saat menghadapi keterpurukan terasa dekat dengan kehidupan manusia. “Filmnya jadi cerminan buat aku, dan menginspirasi,” ujarnya.
Seni Merayu Tuhan merupakan produksi Wahana Kreator Nusantara yang diadaptasi dari buku best seller karya Habib Jafar. Film ini dibintangi Ari Irham, Teuku Ryzki, Lutesha, serta sejumlah pemeran lainnya dan kini sedang tayang di bioskop.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....