Sinopsis 'Seni Merayu Tuhan', Perjalanan Hikmah Mencari Jalan Pulang
- 13 Agt 2026 15:56 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Film Merayu Tuhan adalah drama yang diadaptasi dari buku karya Habib Husein Ja'far Al Hadar dan disutradarai Cesa David Luckmansyah.
- Tokoh utama Hikmah diperankan oleh aktor Ari Irham, seorang pemuda yang mengalami perjalanan menghadapi kehilangan dan mempertanyakan arah hidupnya.
- Cerita menggambarkan seorang pemuda yang semakin jauh dari keluarga dan kehidupan spiritual, lebih memilih menghabiskan waktu bersama teman dan kekasihnya.
RRI.CO.ID, Jakarta – Film Seni Merayu Tuhan mengisahkan perjalanan seorang pemuda menghadapi kehilangan dan mempertanyakan kembali arah hidupnya. Film drama ini diadaptasi dari buku karya Habib Husein Ja’far Al Hadar dan disutradarai Cesa David Luckmansyah.
Cerita berpusat pada Hikmah yang diperankan Ari Irham, seorang pemuda yang lebih banyak menikmati kehidupan bersama teman dan kekasihnya. Ia juga semakin jauh dari keluarga serta kehidupan spiritual yang sebelumnya dikenalnya.
Hikmah memiliki hubungan yang kurang dekat dengan sang ibu yang diperankan Rieke Diah Pitaloka. Ia sering mengabaikan pesan dan panggilan ibunya serta jarang meluangkan waktu untuk pulang.
Kehidupan Hikmah berubah ketika sang ibu meninggal dunia. Kehilangan tersebut membuatnya berhadapan dengan rasa bersalah dan penyesalan yang selama ini ia abaikan.
Hikmah kemudian mulai mempertanyakan kembali kehidupan yang selama ini dijalaninya. Ia berusaha mencari makna dari kehilangan serta memahami kembali hubungan manusia dengan Tuhan.
Dalam proses tersebut, Hikmah menghadapi pergulatan batin yang tidak sederhana. Ia harus berhadapan dengan perasaan marah, bingung, dan keinginan untuk memperbaiki kesalahan masa lalu.
Perjalanan Hikmah juga ditemani Hotib yang diperankan Teuku Ryzki, sahabat masa kecilnya. Sementara itu, Sophia yang diperankan Lutesha merupakan kekasih Hikmah dengan latar keyakinan berbeda.
Kehadiran kedua orang tersebut membuat perjalanan Hikmah semakin kompleks. Ia harus memahami kembali arti persahabatan, cinta, keluarga, dan keimanan dalam kehidupannya.
Hikmah kemudian berusaha menemukan cara untuk berdamai dengan kehilangan yang dialaminya. Ia juga mulai memahami bahwa perubahan tidak hanya berkaitan dengan ibadah, tetapi juga sikap terhadap orang lain.
Film ini menempatkan hubungan antara anak dan orang tua sebagai salah satu bagian penting dalam cerita. Penyesalan Hikmah menjadi titik awal untuk melihat kembali perhatian sang ibu yang sebelumnya sering ia abaikan.
Seni Merayu Tuhan dibintangi Ari Irham, Lutesha, Teuku Ryzki, dan Rieke Diah Pitaloka. Film ini juga menghadirkan Sita Nursanti, Onadio Leonardo, Arie Kriting, Alfie Alfandi, dan Habib Husein Ja’far Al Hadar.
Film produksi Wahana Kreator tersebut dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 13 Agustus 2026. Seni Merayu Tuhan membawa kisah kehilangan, penyesalan, dan perjalanan seorang anak menemukan kembali arah hidupnya. (Rahmania Ulfah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....