Esti Nurjadin Sebut IWA Perkuat Posisi Perupa Perempuan Indonesia

  • 10 Apr 2026 06:31 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pameran IWA berkembang sebagai platform penting yang memperkuat posisi perupa perempuan serta membangun arsip kultural seni rupa Indonesia.
  • Galeri Nasional Indonesia berperan strategis mendukung ekosistem seni melalui ruang pamer, penguatan wacana, dan peningkatan kualitas program.
  • IWA mendorong kolaborasi lintas generasi dan memperluas akses serta pengakuan terhadap seniman perempuan di Indonesia.

RRI.CO.ID, Jakarta - Pameran Indonesian Women Artists (IWA) dinilai telah berkembang menjadi platform penting dalam memperkuat posisi perupa perempuan di Indonesia. Demikian disampaikan oleh Kepala Museum dan Cagar Budaya, Indira Esti Nurjadin.

Ia mengatakan rangkaian pameran ini turut membangun arsip kultural sekaligus meneguhkan kontribusi perempuan. Terutama dalam percakapan kebudayaan yang lebih luas.

"IWA menghadirkan ruang bagi munculnya karya-karya baru serta mempertemukannya dengan publik secara lebih luas," katanya saat ditemui wartawan usai pameran Indonesian Woman Artist #4: On The Map, Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis, 9 April 2026. Ia menambahkan, karya yang ditampilkan dalam pameran ini diharapkan menjadi pernyataan yang memperkuat posisi perupa Indonesia.

Menurutnya, Museum dan Cagar Budaya (MCB) melalui Galeri Nasional Indonesia berperan strategis sebagai perpanjangan tangan pemerintah. Peran tersebut diwujudkan dalam upaya mendukung dan memperkuat ekosistem seni rupa nasional secara berkelanjutan.

Peran tersebut diwujudkan melalui penyediaan ruang pamer yang representatif, penguatan wacana seni rupa. Serta upaya berkelanjutan dalam memastikan praktik seni mendapatkan tempat yang layak.

"Langkah ini sejalan dengan pengembangan Galeri Nasional sebagai museum seni rupa bertaraf internasional. Tidak hanya dari sisi sarana dan tata kelola, tetapi juga melalui peningkatan kualitas program, keberagaman perspektif," ucapnya.

Ia berharap, kolaborasi antara pemerintah, kurator, dan perupa dapat terus diperkuat untuk mendukung keberlanjutan program seni rupa di Indonesia. Sehingga, ia berharap pameran IWA menjadi salah satu penggerak utama dalam memperluas akses dan pengakuan terhadap perupa perempuan.

Kepala Cemara 6 Galeri, Inda Citraninda Noerhadi mengatakan pameran IWA #4 menegaskan pentingnya kesinambungan lintas generasi dalam perkembangan seni. Ia menjelaskan bahwa pameran tersebut kembali digelar sebagai kelanjutan dari rangkaian panjang penguatan ruang bagi seniman perempuan.

"Indonesian Women Artists ini sejak awal menjadi platform untuk melihat pendalaman artistik. Dan pencapaian proses kreatif perempuan, dari generasi senior hingga yang muda," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....