Bulan Pencanangan Perempuan Perkuat Pendidikan dan Literasi

  • 02 Apr 2026 06:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencanangkan Bulan Pemberdayaan Perempuan melalui pendidikan sepanjang April 2026.
  • Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen Hafidz Muksin mengatakan, Bulan Pemberdayaan Perempuan untuk memberdayaan perempuan di Indonesia.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencanangkan Bulan Pemberdayaan Perempuan melalui pendidikan sepanjang April 2026. Hal ini dalam rangka menyambut peringatan Hari Kartini pada 21 April 2026.

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen Hafidz Muksin membeberkan sejumlah alasan Bulan Pencanangan Perempuan melalui pendidikan ini. Pertama, menurutnya, adalah untuk memberdayaan perempuan di Indonesia.

Ia mengatakan, kaum perempuan perlu penguatan literasi, serta penguatan nilai kebersamaan. Hal ini, lanjut dia, dapat menjadi fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang kunggul, inklusif, dan berdaya saing.

"Kedua, penguatan pemberdayaan perempuan melalui pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Ini menjadi kunci dalam membangun generasi yang kunggul, cerdas, kritis, setara, dan juga berdaya," kata Hafidz dalam kegiatan Bulan Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan di Kantor Badan Bahasa Kemendikdasmen, Jakarta, Rabu, 1 April 2026.

Alasan ketiga, kata Hafidz, karena bahasa dan sastra memiliki peran penting dalam rangka membangun medium. Selain itu juga membentuk kesadaran, mengasah daya pikir, dan juga daya kritis.

Hal ini, juga menjadi ruang refleksi dalam kontribusi perempuan. Utamanya dalam kehidupan sosial, pendidikan, budaya, dan kebangsaan.

“Keempat, momentum hari Kartini memberikan penguatan makna bahwa pemberdayaan perempuan harus dimaknai sebagai agenda pendidikan dan penguatan karakter bangsa. Di mana hidup bukan sekadar seremoni belaka," ujar Hafidz.

Dalam kesempatan yang sama, Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengatakan, pencanangan ini menjadi arah baru dalam peringatan Hari Kartini nasional agar peringatan ini tidak lagi sekadar simbolik semata. "Alhamdulillah, ini menjadi arah baru dalam peringatan Hari Kartini tahun ini, yang sebelumnya identik dengan sanggul dan kebaya," kata Mu'ti

Menurutnya, sanggul dan kebaya tetap penting sebagai identitas budaya. Namun, esensi utama adalah pemberdayaan dan ruang aktualisasi perempuan.

Ia menekankan pentingnya akses pendidikan yang merata. “Termasuk memberikan afirmasi untuk memperkuat pendidikan bagi perempuan,” kata Mu'ti.

Rangkaian Kegiatan di Bulan Pemberdayaan Perempuan

Badan Bahasa Kemendikdasmen menyelenggarakan serangkaian kegiatan untuk siswa maupun guru selama Bulan Pemberdayaan Perempuan sepanjang April 2026. Berikut sejumlah kegiatannya:

• Bedah buku

• Lomba menulis cerpen

• Lomba menulis esai

• Lomba video kreatif mendongeng

• Penyusunan buku antologi cerpen berbaca daerah

• Sayembara cerita anak Indonesia

• Siniar bertemakan Kartini

• Penyusunan bahan ajar pemberdayaan perempuan

• Bmbingan teknis pendidikan kecakapan kerja dan kecakapan perusahaan

• Kegiatan lain.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....