Indonesia Melenggang di IFFR-2026, Menbud Partisipasi Sineas RI
- 01 Feb 2026 20:11 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Rotterdam - Film Indonesia tampil membanggakan dengan tujuh film yang berpartisipasi di dalam International Film Festival Rotterdam (IFFR) 2026. Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon berharap tahun depan Indonesia menjadi spotlight pada gelaran IFFR.
Ia menjelaskan bahwa ketujuh film tersebut meliputi dua film pendek, dan lima film panjang. Ia menegaskan, kehadiran film Indonesia di IFFR mencerminkan meningkatnya kualitas dan daya saing sineas nasional di tingkat global.
"Kita mendorong agar semakin banyak karya sineas Indonesia hadir di panggung global. Ke depan kita berharap agar IFFR dapat memberikan ruang bagi 'Indonesia Focus' atau'Indonesia Spotlight'," katanya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Minggu, 1 Februari 2026.
Keberadaan film Indonesia di IFFR membuat Menbud Fadli melihat potensi besar pengembangan kerja sama ko-produksi film Indonesia–Belanda. Kolaborasi ini dapat difasilitasi melalui program-program di Kementerian Kebudayaan yaitu Manajemen Talenta Nasional (MTN).
Tidak hanya itu, pemerintah Indonesia mengapresiasi kerja sama ko-kreatif melalui SAMASAMA Lab. Yaitu melibatkan Netherlands Film Fund (NFF), MTN serta Asosiasi Produser Film Indonesia (APROFI).
"Indonesia kembali menyampaikan minat untuk menghadirkan IndonesianSpotlight atau Indonesian Focus di IFFR 2026. Sekaligus membuka peluang kolaborasisebagai bagian dari penguatan pertukaran budaya dan kerja sama industri film yangberjangka panjang," ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan apresiasi atas peran strategis IFFR sebagai platform global bagi sinemaindependen. Ia mengatakan bahwa adanya keselarasan antara visi kuratorial IFFR dan sinemaIndonesia kontemporer yang berani mengeksplorasi keragaman budaya.
Sementara itu, Direktur IFFR, Vanja Kaludjerčić menyampaikan pihaknya telah melakukan seleksi ketat terhadap film-film Asia Tenggara termasuk Indonesia. Film tersebut hadir dari berbagai kompetisi, mulai dari narasi hingga karya menyuarakan masyarakat marjinal.
"Film-film Indonesia tahun ini juga mencakup sinema populer dan refleksi politik, termasuk musikal berskala besar, epik romantis. Dan karya-karya yang mengangkat trauma sejarah," ucapnya.
Untuk diketahui, Indonesia dan Belanda berencana untuk memperluas kerja sama dalam pengembangan film sejarah. Kerja sama film sejarahini diharapkan dapat menjadi sarana diplomasi budaya yang memperkuat hubungan Indonesia–Belanda.
Melansir situs resmi IFFR 2026. Berikut adalah daftar tujuh daftar film Indonesia yang melenggang di International Film Festival Rotterdam (IFFR) 2026.
- Film Panjang
1. Bolong: 309 Hari Sebelum Tragedi (Hanung Bramantyo)
2. Rangga & Cinta (Riri Riza)
3. Siapa Dia (Garin Nugroho)
4. Sore: Istri dari Masa Depan (Yandy Laurens)
5. Hikayat Hayat Tanah Bayah (Badrul Munir)
- Film Pendek
1. Sola Fata (Timoteus Anggawan Kusno)
2. Kota Emas/Golden Island (Arief Budiman)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....