Ombudsman Gorontalo Tutup Pendaftaran Magang

  • 30 Jul 2026 20:47 WIB
  •  Gorontalo

Pendaftaran Program Magang Nasional Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk penempatan di Kantor Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Gorontalo resmi ditutup pada 28 Juli 2026. Antusiasme masyarakat, khususnya para lulusan baru perguruan tinggi, cukup tinggi. Hal ini terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 92 orang selama masa pendaftaran dibuka.

Dari total pendaftar tersebut, sebanyak 66 orang memilih formasi Administrasi Umum, sementara 26 orang lainnya mendaftar pada formasi Kehumasan. Meski jumlah pelamar cukup banyak, Ombudsman Gorontalo hanya menyediakan empat kuota magang, masing-masing dua peserta untuk setiap formasi.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Gorontalo, Muslimin B. Putra, mengatakan tingginya jumlah pendaftar menunjukkan besarnya minat lulusan perguruan tinggi untuk mendapatkan pengalaman kerja sekaligus meningkatkan kompetensi melalui program magang yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan.

Menurut Muslimin, formasi Administrasi Umum diperuntukkan bagi lulusan program studi administrasi publik, administrasi, kearsipan, manajemen, dan administrasi perkantoran. Sementara itu, formasi Kehumasan dibuka bagi lulusan ilmu komunikasi, manajemen, sistem informasi, administrasi, informasi, serta hubungan masyarakat (humas).

"Dari dua formasi yang tersedia, masing-masing akan diterima dua peserta magang. Dengan demikian, total hanya empat peserta yang akan mengikuti Program Magang Nasional dan ditempatkan di Kantor Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Gorontalo," ujarnya.

Muslimin menjelaskan, Program Magang Nasional Kemnaker tidak hanya memberikan kesempatan kepada lulusan baru untuk mengenal dunia kerja, tetapi juga menjadi wadah bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan teknis maupun keterampilan profesional melalui pendampingan langsung dari mentor di lingkungan Ombudsman.

Ia mengungkapkan, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi calon peserta magang. Selain merupakan Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK), peserta juga harus merupakan lulusan program Diploma, Sarjana, atau Pendidikan Profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terakhir. Status kelulusan tersebut diverifikasi berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Selain memperoleh pengalaman bekerja di lembaga negara yang mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik, peserta magang juga akan mendapatkan berbagai fasilitas dan manfaat. Di antaranya uang saku sebesar Upah Minimum Regional (UMR), perlindungan melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan, bimbingan dari mentor profesional selama pelaksanaan magang, hingga sertifikat resmi pemagangan sebagai bukti pengalaman kerja.

Setelah penutupan pendaftaran, proses seleksi langsung memasuki tahapan berikutnya. Seleksi administrasi dan penilaian peserta dijadwalkan berlangsung mulai 29 Juli hingga 7 Agustus 2026.

Khusus bagi pelamar yang memilih penempatan di Kantor Ombudsman Gorontalo, tahapan wawancara akan dilaksanakan pada 30 hingga 31 Juli 2026. Wawancara akan berlangsung di Kantor Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Gorontalo yang beralamat di Jalan Prof. John Ario Katili Nomor 110, Kelurahan Paguyaman, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo.

Muslimin mengimbau seluruh peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi agar secara aktif memantau akun Program Magang Kemnaker, nomor WhatsApp, serta alamat surat elektronik (email) yang digunakan saat proses pendaftaran. Seluruh informasi mengenai jadwal dan pelaksanaan wawancara akan disampaikan melalui media tersebut sehingga peserta diharapkan tidak melewatkan setiap pemberitahuan yang diberikan.

Ia juga mengingatkan para peserta agar mempersiapkan diri dengan baik sebelum mengikuti tahapan wawancara. Peserta diwajibkan mengenakan pakaian yang telah ditentukan, yaitu kemeja putih lengan panjang, dasi hitam, celana atau rok berwarna hitam, serta sepatu hitam. Selain itu, peserta diminta hadir paling sedikit sepuluh menit sebelum jadwal wawancara dimulai guna memastikan seluruh proses seleksi berjalan tertib dan lancar.

Muslimin berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh serta menunjukkan kompetensi, integritas, dan semangat belajar yang tinggi. Menurutnya, program magang ini merupakan kesempatan yang baik bagi lulusan baru untuk memperoleh pengalaman kerja nyata sekaligus memahami secara langsung tugas dan fungsi Ombudsman dalam mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik.

"Program magang ini bukan hanya memberikan pengalaman kerja, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda untuk memahami pentingnya pelayanan publik yang berkualitas, profesionalisme, serta integritas dalam menjalankan tugas," katanya.

Ia menambahkan, setelah seluruh proses seleksi selesai dilaksanakan, hasil akhir Program Magang Nasional Kemnaker Angkatan II Batch 1 akan diumumkan secara serentak pada 10 Agustus 2026 melalui laman resmi Magang Hub Kemnaker. Peserta yang dinyatakan lolos akan resmi bergabung sebagai peserta magang di Kantor Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Gorontalo.

Nantinya, para peserta akan diterima secara resmi oleh Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Gorontalo dan mulai menjalankan masa pemagangan dengan pendampingan mentor yang telah ditunjuk. Selama mengikuti program tersebut, peserta diharapkan mampu meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan mengenai pelayanan publik, serta memiliki bekal pengalaman kerja yang dapat menjadi nilai tambah saat memasuki dunia kerja profesional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....