HUT ke-81 RI, Ombudsman Gorontalo Ingatkan Tugas Penyelenggara Negara
- 19 Agt 2026 21:32 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Kepala Ombudsman Gorontalo Muslimin B. Putra mengingatkan penyelenggara negara agar menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai penguat semangat mewujudkan cita-cita kemerdekaa, yaitu keadilan sosial dan kemakmuran rakyat. Hal tersebut disampaikan Muslimin saat menghadiri upacara penurunan bendera di Halaman Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo, Senin 17 Agustus 2026.
Menurut Muslimin, tema HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur, mengingatkan bahwa kemerdekaan merupakan bentuk kedaulatan tertinggi sebuah bangsa. Kemerdekaan Indonesia diraih melalui perjuangan, bukan hadiah dari penjajah.
Muslimin mengatakan, setelah menikmati kemerdekaan, penyelenggara negara memiliki tugas untuk memanfaatkan kedaulatan negara dalam mencapai tujuan kemerdekaan, khususnya mewujudkan keadilan sosial dan kemakmuran masyarakat.
"Kedua cita-cita kemerdekaan tersebut seyogyanya menjadi semangat yang menginspirasi penyelenggara negara dalam setiap program pemerintahan tingkat nasional dan program pemerintahan daerah,” tuturnya.
Ia menambahkan, kedaulatan negara juga harus menjadi landasan bagi penyelenggara negara dalam menghadapi dinamika global dengan tetap mengutamakan kepentingan nasional. Muslimin turut menyoroti tantangan kedaulatan ekonomi, khususnya terkait kebutuhan energi. Menurutnya, kondisi global yang dipengaruhi gejolak di Selat Hormuz perlu diantisipasi agar tidak mengurangi kedaulatan ekonomi Indonesia dalam memenuhi kebutuhan energi nasional.
Di tingkat daerah, ia menyoroti masih adanya kelangkaan BBM di sejumlah SPBU di Gorontalo yang menyebabkan antrean kendaraan. Kondisi tersebut dinilai dapat menghambat mobilitas masyarakat dan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
"Pemandangan semacam ini perlu ditangani secara serius oleh pihak Pertamina Patra Niaga agak tidak menghambat mobilitas masyarakat Gorontalo yang dapat mengganggu pencapaian pertumbuhan ekonomi daerah dan menghambat tercapainya cita kemakmuran rakyat karena mobilitasnya terbatas oleh kekurangan pasokan energi," pungkas Muslimin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....