Bansos Terbatas Kabupaten Boalemo, Respon Masyarakat Beragam
- 22 Jan 2026 09:26 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.iD, Gorontalo - Penyaluran bantuan sosial di Kabupaten Boalemo menimbulkan beragam respon di tengah masyarakat. Keterbatasan anggaran daerah membuat bantuan yang diberikan bersifat terbatas, sehingga tidak seluruh warga dapat terakomodir sebagai penerima manfaat.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Boalemo, Sofianti Talibo, mengatakan respon masyarakat bervariasi, mulai dari yang dapat memahami kondisi tersebut hingga munculnya ketegangan sosial di beberapa wilayah.
“Respon masyarakat itu memang beragam, ada yang bisa memahami karena keterbatasan anggaran, tetapi ada juga yang menimbulkan ketegangan sosial. Apalagi sekarang terjadi perubahan data dari DTKS ke DTSEN, sehingga di masyarakat muncul dinamika karena ada yang dulu menerima, sekarang tidak lagi, atau sebaliknya,” ujar Sofianti Talibo.
Ia menjelaskan, perubahan basis data penerima bantuan dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) ke Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) turut mempengaruhi daftar penerima bantuan sosial di daerah.
Menurutnya, sistem pendataan yang baru ini menggunakan kriteria nasional dalam menentukan tingkat kesejahteraan masyarakat, sehingga penetapan penerima bantuan tidak lagi hanya berdasarkan data lama, tetapi melalui pemutakhiran dan verifikasi sesuai ketentuan pemerintah pusat.
Untuk mengantisipasi kesalahpahaman di masyarakat, Dinas Sosial Kabupaten Boalemo terus melakukan sosialisasi dan pendekatan persuasif kepada warga, khususnya kepada mereka yang terdampak perubahan data penerima bantuan.
Pemerintah daerah berharap, melalui pemahaman yang baik terkait mekanisme pendataan dan keterbatasan anggaran, masyarakat dapat menerima kebijakan penyaluran bantuan sosial dengan lebih bijak, serta mendukung upaya pemerintah dalam menyalurkan bantuan secara lebih tepat sasaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....