Bupati Rum Pagau Minta Layanan Kesehatan dan Tata Kelola Dibenahi

  • 18 Jun 2026 00:56 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Bupati Boalemo, Rum Pagau menegaskan komitmennya untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah guna mengurangi temuan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang selama ini masih berulang terjadi di lingkungan Pemerintah Boalemo. Hal tersebut disampaikan Rum Pagau pada kegiatan Pembinaan Penyelenggaraan Layanan Kesehatan Dilingkungan Dinas Kesehatan, Rumah Sakit dan Puskesmas, yang dilaksanakan Aula Dikes Kesehatan Boalemo Rabu 17 Juni 2026.

Pada kesempatan itu Bupat juga menyoroti pentingnya ketepatan waktu dalam penyusunan dokumen perencanaan dan penganggaran, agar tidak lagi menimbulkan kesalahan administratif yang berujung pada temuan pemeriksaan. Menurut Rum Pagau, salah satu langkah yang kini dilakukan adalah mempercepat penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) RKPD Tahun 2027 serta perubahan anggaran Tahun 2026.

"Saya mempercepat KUA PPAS RKPD tahun 2027 termasuk perubahan anggaran tahun 2026 yang selama ini sering molor akibat dugaan kelalaian juga. Karena sering berulang-ulang tapi kadang-kadang kita masih acuh tak acuh, sehingga sudah mendesak pembahasan di DPRD tinggal beberapa saat sehingga banyak kehilafan dan kekeliruan yang terjadi sehingga mengakibatkan setiap tahun kita ada temuan dari BPK," Tegas Rum Pagau

Ia menjelaskan, keterlambatan dalam proses penyusunan dan pembahasan dokumen anggaran sering membuat perangkat daerah bekerja dalam kondisi terburu-buru. Akibatnya, sejumlah kekeliruan administrasi dan pengelolaan keuangan tidak dapat dihindari.

Rum Pagau juga mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan tahun 2026 menunjukkan sejumlah temuan yang cukup serius. Bahkan, sebelum Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) diserahkan, dirinya telah dua kali memenuhi undangan BPK untuk memberikan penjelasan terkait kondisi tersebut.

"Dan untuk temuan tahun 2026 ini tidak main-main. Sebelum diserahkan LKPD saya diundang oleh BPK sebanyak dua kali dan saya terus terang Boalemo disclaimer dan ada beberapa temuan di OPD termasuk di RSCG," ujarnya

Menyikapi hal itu, Bupati Boalemo menegaskan telah mengambil langkah-langkah perbaikan dengan menandatangani berbagai kebijakan yang diperlukan untuk menindaklanjuti dan menyelesaikan seluruh temuan yang ada.

Ia mengajak seluruh ASN agar menjadikan temuan tersebut sebagai bahan evaluasi bersama, bukan untuk saling menyalahkan. Menurutnya, perbaikan tata kelola pemerintahan hanya dapat terwujud apabila seluruh jajaran memiliki komitmen yang sama.

"Maka dari itu saya telah menandatangani untuk memperbaiki temuan tersebut dan mengambil kebijakan untuk menyelesaikannya. Dan ke depan saya tidak mau terulang lagi, maka dari itu mari kita benahi bersama-sama. Saya tidak menyalahkan bapak dan ibu tetapi ini adalah tanggung jawab bersama untuk memperbaikinya, dan saya bukan datang untuk merusak atau menzalimi ASN, saya untuk memperbaiki karena tugas kita untuk melayani," kata Rum Pagau

Ia berharap seluruh organisasi perangkat daerah dapat meningkatkan kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan, serta kualitas pengelolaan administrasi dan keuangan daerah. Dengan demikian, kinerja pemerintahan semakin baik dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

Rum Pagau menegaskan bahwa upaya pembenahan yang dilakukan saat ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Boalemo untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. (RA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....