Perlunya Lahan Pertanian Dukung Swasembada Pangan
- 02 Sep 2025 18:47 WIB
- Gorontalo
KBRN Gorontalo – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional melalui swasembada pada tahun 2025, dibutuhkan kesiapan sarana penunjang seperti benih dan lahan pertanian. Fasilitas-fasilitas ini diharapkan dapat dipenuhi oleh pemerintah maupun para petani.
"Petani di Indonesia, termasuk di Provinsi Gorontalo, umumnya merupakan petani penggarap yang secara langsung membutuhkan lahan pertanian untuk aktivitas menanam. Jika tidak ada lahan yang disiapkan, bagaimana para petani bisa menanam?" ujar Ikbal Bahua, akademisi dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Selasa (02/09/2025).
Ikbal menjelaskan bahwa sebagai petani penggarap, ketersediaan lahan merupakan kebutuhan utama yang harus dipenuhi segera. Lahan yang memadai akan sangat membantu produktivitas dan keberlangsungan usaha tani mereka.
Namun, diakuinya bahwa saat ini ketersediaan lahan pertanian di kabupaten/kota, khususnya di Kota Gorontalo, terus menyusut akibat alih fungsi lahan menjadi perumahan dan bangunan lainnya.
"Pemerintah sebenarnya telah menetapkan bahwa lahan pertanian tidak boleh dialihfungsikan untuk keperluan lain. Peraturan ini diharapkan bisa menekan laju alih fungsi lahan di wilayah kabupaten/kota, terutama di Kota Gorontalo," tambahnya.
Sebagai akademisi, Ikbal juga mengimbau para petani di daerah agar dapat mempertahankan lahan pertaniannya. Mengingat semakin sempitnya lahan yang tersedia, diperlukan kerja sama semua pihak untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.
"Ketersediaan lahan saat ini sangat membantu pemerintah pusat dalam mencapai target swasembada pangan tahun 2025. Kami berharap petani di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo terus mendukung sistem pertanian yang lebih baik di masa mendatang," tutup Ikbal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....