Penas Petani Nelayan Tampilkan Beragam Alat dan Mesin Pertanian Modern
- 22 Jun 2026 10:41 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Berbagai jenis alat dan mesin pertanian modern dipamerkan pada arena Gelar Teknologi Pertanian Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan ke-17 yang berlangsung di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Minggu 21 Juni 2026. Beragam teknologi yang ditampilkan antara lain mesin pengolah tanah seperti traktor dan rotavator, alat panen padi maupun jagung seperti combine harvester, hingga drone pertanian yang dapat dimanfaatkan untuk penyemprotan, penebaran benih, serta mengangkut kebutuhan pertanian.
Pameran ini merupakan hasil kerja sama pemerintah dengan sejumlah perusahaan agrikultur terkemuka di Indonesia sebagai upaya memperkenalkan perkembangan teknologi pertanian kepada para petani dan pelaku usaha.
Head of Agricultural Machinery and Equipment PT BISI International Tbk, Eko Jumantoro mengatakan, meskipun pemanfaatan alat pertanian modern di Gorontalo sudah berkembang cukup baik, penyelenggaraan PENAS menjadi momentum penting bagi petani dan pengusaha pertanian untuk melihat secara langsung inovasi dan perkembangan teknologi terbaru yang dapat meningkatkan efisiensi serta produktivitas usaha tani.
"Karena perusahaan kami sangat berkaitan dengan kegiatan ini, jadi kami ikut berkontribusi pada event ini. Kami akan memamerkan alat-alat pertanian modern ini sampai dengan hari terakhir kegiatan," trur Eko.
"Alat pertanian ini kita sebenarnya ada beberapa produk, untuk pengolah tanah ada traktor dan rotavator, ada mesin pemanen padi dan jagung, ada juga alat tanam. Tapi yang kami bawa di Penas kali ini hanya ada dua yaitu combine harvester dan rotavator," tambahnya.
Keikutsertaan sejumlah perusahaan pada penyelenggaraan Penas Petani Nelayan tidak hanya bertujuan memperkenalkan produk-produk alat pertanian modern kepada ribuan petani yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi perusahaan untuk mengamati secara langsung karakteristik lahan pertanian di Provinsi Gorontalo.
Kondisi lahan pertanian yang beragam, mulai dari dataran rendah hingga kawasan perbukitan dan lereng pegunungan, menuntut perusahaan terus berinovasi dan mengembangkan alat dan mesin pertanian yang lebih sesuai dengan kebutuhan, sehingga mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Indonesia ke depan.
"Di Gorontalo sendiri kami melihat sudah ada alat-alat dan mesin pertanian modern. Tapi di sini ada daerah-daerah khusus, daerah terasering, yang banyak ditanam jagung dan belum ada alat-alat yang bisa digunakan. Nah hal seperti ini menjadi sesuatu yang penting bagi kami untuk melakukan riset dan mengembangkan alat lebih simpel, kecil, dan bisa digunakan di lahan terasering," tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....