Petani Donggala Nilai PENAS KTNA Gorontalo Lebih Baik
- 22 Jun 2026 20:45 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII di Provinsi Gorontalo mendapat apresiasi dari peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya disampaikan oleh Ridwan Mohammad Amin, peserta asal Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.
Ridwan menilai penyelenggaraan PENAS KTNA tahun 2026 di Gorontalo berjalan dengan baik dan memberikan banyak manfaat bagi petani, terutama dalam menambah wawasan serta memperluas akses terhadap berbagai inovasi di bidang pertanian.
Menurutnya, kegiatan PENAS selalu menjadi momentum penting bagi petani untuk bertukar pengalaman, berbagi pengetahuan, serta melihat perkembangan teknologi pertanian yang terus berkembang.
“Pada pelaksanaan PENAS KTNA ini kami sebagai petani mengharapkan adanya peningkatan dan mudah-mudahan lebih mantap. Setiap kegiatan PENAS saya selalu hadir dan Alhamdulillah PENAS di Gorontalo lebih baik,” ucap Ridwan saat ditemui di arena kegiatan, Senin 22 Juni 2026.
Ia mengatakan, berbagai kegiatan yang digelar selama PENAS memberikan kesempatan bagi petani untuk memperoleh informasi baru yang dapat diterapkan dalam pengelolaan usaha tani di daerah masing-masing.
Salah satu yang menarik perhatian peserta adalah pameran dan gelar teknologi pertanian yang menampilkan berbagai inovasi alat dan mesin pertanian modern. Menurut Ridwan, teknologi yang dipamerkan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha pertanian.
“Alhamdulillah dengan adanya pameran atau gelar teknologi pertanian ini mudah-mudahan adanya peningkatan dalam hal hasil pertanian termasuk pengolahan lahan lebih mantap lagi,” kata Ridwan.
Ia berharap berbagai inovasi yang diperkenalkan dalam PENAS tidak hanya menjadi bahan pameran, tetapi juga dapat diakses oleh petani di lapangan melalui dukungan pemerintah dan pihak terkait.
Ridwan menilai modernisasi pertanian perlu terus didorong agar petani mampu meningkatkan hasil produksi sekaligus mengurangi beban kerja yang selama ini masih banyak dilakukan secara manual.
“Saran kepada pemerintah lebih ditingkatkan lagi untuk pengadaan alat-alat pertanian yang dibutuhkan oleh para petani,” tambahnya.
Menurutnya, ketersediaan alat dan mesin pertanian yang memadai akan membantu petani mengelola lahan secara lebih efektif, terutama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan meningkatnya kebutuhan pangan nasional.
PENAS KTNA XVII di Gorontalo menjadi ajang pertemuan ribuan petani dan nelayan dari seluruh Indonesia untuk berbagi pengalaman, memperkuat jejaring, serta mengenal berbagai inovasi yang diharapkan mampu mendorong kemajuan sektor pertanian dan perikanan di tanah air. (RA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....