Pandangan Buram Bisa Jadi Alarm Gangguan Kesehatan Mata

  • 25 Jan 2026 17:03 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID,Gorontalo _ Mata kabur dan berbayang bukan sekadar gangguan ringan, tetapi dapat menjadi tanda adanya masalah serius pada kesehatan mata yang memerlukan perhatian khusus. Kondisi ini bisa muncul secara tiba-tiba atau berkembang perlahan dan kerap mengganggu aktivitas sehari-hari seperti membaca, menyetir, hingga bekerja di depan layar komputer.

Dilansir dari Halodoc.com, mata kabur dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kelelahan mata hingga penyakit mata kronis yang berisiko menyebabkan gangguan penglihatan permanen jika tidak ditangani dengan tepat.

Beragam Penyebab Mata Kabur

Salah satu penyebab paling umum mata kabur adalah kelainan refraksi, seperti rabun jauh (miopia), rabun dekat (hipermetropia), astigmatisme, dan presbiopia. Menurut American Academy of Ophthalmology, kondisi ini terjadi ketika cahaya tidak terfokus dengan sempurna ke retina sehingga penglihatan menjadi buram.

Selain itu, mata kering (dry eye syndrome) juga sering memicu penglihatan kabur akibat produksi air mata yang tidak cukup atau kualitas air mata yang buruk. Kondisi ini diperparah oleh paparan layar digital berlebihan, proses penuaan, hingga penyakit autoimun seperti Sjögren’s syndrome.

Penyebab lainnya termasuk katarak, yaitu kekeruhan lensa mata yang umumnya terjadi seiring bertambahnya usia, serta glaukoma, penyakit yang merusak saraf optik dan berkembang secara perlahan tanpa disadari. Jika tidak ditangani, glaukoma dapat menyebabkan kebutaan permanen.

Degenerasi makula terkait usia (AMD) juga menjadi salah satu penyebab utama gangguan penglihatan pada lansia. Menurut National Eye Institute, AMD merusak bagian tengah retina sehingga penglihatan pusat menjadi buram.

Tak hanya itu, infeksi dan peradangan mata, seperti uveitis dan keratitis, komplikasi diabetes berupa retinopati diabetik, hingga cedera atau trauma mata akibat benturan atau bahan kimia juga dapat memicu mata kabur dan berbayang.

Proses Diagnosis Mata Kabur

Untuk memastikan penyebab mata kabur, diperlukan pemeriksaan menyeluruh oleh dokter spesialis mata. Pemeriksaan umumnya meliputi anamnesis atau wawancara medis, pemeriksaan fisik mata menggunakan slit lamp, tes ketajaman penglihatan, pengukuran tekanan bola mata (tonometri), hingga pemeriksaan fundus mata.

Dalam kondisi tertentu, dokter juga dapat melakukan pemeriksaan lanjutan seperti Optical Coherence Tomography (OCT) atau angiografi fluoresen guna melihat struktur retina secara lebih detail.

Langkah Pencegahan

Menjaga kesehatan mata menjadi kunci utama untuk mencegah mata kabur dan berbayang. Beberapa langkah sederhana yang disarankan antara lain menggunakan kacamata sesuai resep dokter, membatasi penggunaan layar digital dengan menerapkan aturan 20-20-20, mengonsumsi makanan bergizi, serta menghindari kebiasaan merokok.

Pemeriksaan mata secara rutin juga sangat dianjurkan, meskipun tidak ada keluhan, agar gangguan penglihatan dapat terdeteksi sejak dini.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika mata kabur terjadi secara tiba-tiba, tidak membaik, atau disertai nyeri hebat, pusing, dan gangguan penglihatan lainnya, masyarakat disarankan segera memeriksakan diri ke dokter mata.

.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....