Kenali Tanda Awal Stroke sebelum Terlambat

  • 27 Mei 2026 18:47 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, GORONTALO - Stroke bisa menyerang siapa saja, kapan saja, dan sering kali datang secara tiba-tiba. Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu, bisa karena penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik). Kondisi ini menyebabkan sel-sel otak kekurangan oksigen dan nutrisi, sehingga mulai rusak hanya dalam hitungan menit.

Namun, dengan deteksi dini, risiko kecacatan dan kematian bisa diminimalisir. Bagaimana cara mengenali tanda-tandanya? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Menurut World Health Organization (WHO), stroke adalah penyebab kematian kedua di dunia dan penyebab utama kecacatan. Deteksi dini stroke dapat menyelamatkan nyawa dan mengurangi risiko komplikasi jangka panjang.

Stroke merupakan salah satu penyakit serius yang terjadi akibat terganggunya aliran darah ke otak. Sampai seat ini masih banyak orang yang terlambat menyadari gejala awal stroke karena sering dianggap sebagai kelelahan biasa atau masuk angin.

Padahal, mengenali tanda-tanda stroke sejak dini sangat penting agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan risiko komplikasi dapat dikurangi.

  1. Wajah Terlihat Tidak Simetris

Salah satu tanda awal stroke yang paling sering muncul adalah perubahan pada wajah. Sudut bibir bisa terlihat turun atau wajah tampak mencong sebelah saat tersenyum.

  1. Tangan atau Kaki Mendadak Lemah

Stroke juga dapat menyebabkan salah satu sisi tubuh terasa lemah atau sulit digerakkan. Penderita mungkin kesulitan mengangkat tangan, berjalan, atau menggenggam benda seperti biasanya.

  1. Bicara Pelo atau Sulit Berbicara

Orang yang mengalami stroke biasanya mengalami gangguan bicara, seperti bicara tidak jelas, sulit menyusun kata, Tidak memahami pembicaraan orang lain.

Jika kondisi ini muncul mendadak, jangan dianggap sepele diantaranya sakit kepala hebat, penglihatan mendadak kabur. Gejala lain yang perlu diwaspadai adalah pandangan kabur atau hilang penglihatan pada salah satu mata. Kondisi ini bisa berlangsung sementara maupun terus berlanjut. Biasanya juga stroke juga dapat menyebabkan tubuh terasa limbung, sulit berjalan, atau kehilangan keseimbangan secara mendadak.

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko stroke antara lain Tekanan darah tinggi, Kolesterol tinggi, Diabetes, Merokok, Kurang olahraga, Stres berlebihan Semakin cepat mendapat pertolongan medis, semakin besar peluang pemulihan dan mengurangi risiko komplikasi yang lebih serius. Jika gejala ini muncul bersamaan dengan tanda lain, sebaiknya segera mencari pertolongan medis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....