KemenHAM Percepat Program dan Realisasi Anggaran Oktober Wilker Sulut Gorontalo

  • 02 Okt 2026 21:08 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Jajaran Kementerian Hak Asasi Manusia diminta mempercepat pelaksanaan program kerja dan realisasi anggaran sepanjang Oktober 2026. Langkah ini diperlukan untuk mengejar sejumlah target yang belum tercapai sekaligus memastikan kegiatan tidak menumpuk di akhir tahun. Kepala Kanwil KemenHAM Sulawesi Tengah Mangatas Nadeak mengatakan, perencanaan yang matang dan koordinasi lintas wilayah menjadi kunci agar seluruh program dapat diselesaikan sesuai target.

Arahan tersebut disampaikan Mangatas saat memimpin apel kerja secara virtual, Jumat 2 Oktober 2026.

Apel diikuti ASN, baik PNS maupun PPPK, di lingkungan Kanwil KemenHAM Sulawesi Tengah serta wilayah kerja Sulawesi Utara dan Gorontalo dari kediaman masing-masing.

Mangatas menyoroti realisasi anggaran pada Agustus dan September yang masih berada di bawah target. Karena itu, setiap bidang diminta segera memetakan kegiatan yang belum terlaksana berikut kendala yang menghambat pelaksanaannya.

Ia meminta program Oktober mulai dikerjakan sejak awal bulan dan tidak menunggu hingga memasuki pertengahan Oktober.

“Kalau ada persoalan dengan kendala, mari kita diskusikan. Apapun alasannya, ini perlu kita bicarakan baik-baik,” kata Mangatas.

Percepatan tersebut tetap harus dilakukan secara terukur dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Setiap bidang juga diminta meninjau kembali kegiatan yang belum berjalan serta memanfaatkan ruang revisi anggaran sesuai aturan.

Koordinasi antarbagiang dan lintas wilayah juga perlu diperkuat agar tidak ada program yang tertinggal akibat kendala administratif maupun teknis.

Selain mengejar realisasi kegiatan dan anggaran, Mangatas meminta jajaran mulai menyiapkan laporan serta melakukan evaluasi terhadap capaian program sebelum peringatan Hari Bhakti Kementerian HAM RI pada 21 Oktober 2026.

Menurutnya, waktu pelaksanaan program semakin terbatas sehingga langkah percepatan tidak dapat ditunda.

Di sisi lain, jajaran juga diminta mengoptimalkan tenaga PPPK yang baru bergabung di lingkungan KemenHAM.

Pegawai baru tersebut perlu mendapatkan bimbingan mengenai tugas dan fungsi, sekaligus dilibatkan dalam kerja tim sesuai dengan kompetensi masing-masing.

“Kalau ada kendala, mari kita bicarakan dengan baik. Kita tidak mencari siapa yang salah, tetapi bagaimana kegiatan bisa berjalan dengan baik,” ucap Mangatas.

Melalui apel kerja tersebut, Mangatas mendorong jajaran di Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara dan Gorontalo memperkuat soliditas, meningkatkan akuntabilitas dan memastikan setiap program terlaksana sesuai perencanaan serta menghasilkan capaian yang dapat dipertanggungjawabkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....