KGTK Gorontalo Latih 50 Guru SD Jadi Fasilitator Pembelajaran STEM
- 22 Sep 2026 14:36 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Kementerian Pendidikan melalui KGTK Provinsi Gorontalo terus mendorong peningkatan kompetensi guru dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satunya melalui Pelatihan Fasilitator Daerah Sains, Teknologi, Enjinering, dan Matematika atau STEM bagi pendidik jenjang Sekolah Dasar.
Kegiatan yang berlangsung di Amaris Hotel Gorontalo, 20-22 September 2026, diikuti 50 guru kelas dari 25 sekolah dasar yang menjadi satuan pendidikan sasaran di wilayah kerja KGTK Gorontalo.
Sebagai Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, KGTK Gorontalo memiliki peran dalam pelaksanaan pelatihan fasilitator daerah di wilayah kerjanya.
Para peserta disiapkan untuk menjadi fasilitator yang nantinya dapat membagikan pengetahuan dan praktik pembelajaran STEM kepada guru lain di sekolah masing-masing maupun satuan pendidikan di sekitarnya.
Pelatihan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala KGTK Gorontalo, Hamzah Hippy. Pembukaan turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Gorontalo, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone Bolango, serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo.
Hamzah mengatakan, pelatihan dirancang untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan guru dalam merancang pembelajaran yang mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu.
Menurutnya, pendekatan STEM tidak hanya berfokus pada pemahaman konsep, tetapi juga mendorong siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, komunikatif, serta keterampilan memecahkan masalah.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai konsep dasar STEM, penyusunan aktivitas pembelajaran, pengembangan proyek, hingga praktik penerapan pembelajaran yang disesuaikan dengan lingkungan dan karakteristik siswa sekolah dasar.
KGTK Gorontalo berharap para peserta dapat menjadi penggerak dalam memperluas penerapan pembelajaran STEM di daerah. Pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diteruskan kepada guru lainnya sehingga manfaat program tidak berhenti pada peserta pelatihan.
Kolaborasi antara KGTK, pemerintah daerah, dinas pendidikan, sekolah, dan guru dinilai menjadi bagian penting untuk menjaga keberlanjutan penerapan pembelajaran STEM.
Melalui program tersebut, guru SD diharapkan semakin siap menghadirkan pembelajaran yang aktif, kontekstual, kolaboratif, dan berorientasi pada pemecahan masalah. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pembelajaran dan pengembangan kompetensi peserta didik sejak jenjang pendidikan dasar.
File, Gambar, dan analisis data tidak tersedia hingga penggunaan direset pukul 20.09. Lanjutkan chat hanya dengan teks, atau tingkatkan untuk akses lebih luas.
Coba Plus gratis
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....