Kanwil Kemenhaj Gorontalo Gelar Computer Assisted Test PPIH Kesehatan

  • 31 Agt 2026 11:15 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Sebanyak delapan peserta mengikuti Computer Assisted Test (CAT) seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kesehatan Kloter dan Non-Kloter di UPT BKN Gorontalo, Senin 31 Agustus 2026. Seleksi ini merupakan tahapan lanjutan bagi peserta yang telah dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi. Pelaksanaan CAT menjadi bagian penting untuk menentukan calon petugas yang memiliki kemampuan sesuai kebutuhan penyelenggaraan ibadah haji.

Dari 10 peserta yang lolos seleksi administrasi, hanya delapan orang yang hadir mengikuti ujian. Dua peserta dari formasi dokter PPIH Kesehatan Non-Kloter tidak hadir dalam pelaksanaan CAT.

Peserta yang mengikuti seleksi terdiri dari tiga perawat dan tiga dokter untuk formasi PPIH Kesehatan Kloter. Selain itu, terdapat tiga dokter untuk formasi PPIH Kesehatan Non-Kloter serta satu peserta untuk formasi tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku.

Kepala Kanwil Kemenhaj Provinsi Gorontalo Mansur Basir mengatakan, peserta yang telah sampai pada tahapan CAT merupakan mereka yang sebelumnya telah melewati proses seleksi administrasi yang cukup ketat.

“Ini merupakan hal yang istimewa. Kehadiran Bapak dan Ibu di sini merupakan hasil dari seleksi administrasi yang ketat. Mudah-mudahan keberkahan ini bisa berlanjut hingga tahapan berikutnya,” ucap Mansur Basir.

Mansur menegaskan proses seleksi dilakukan secara transparan dengan mengedepankan kompetensi. Ia meminta peserta tidak khawatir karena pelaksanaan CAT kali ini melibatkan Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai instansi independen.

“Tidak perlu khawatir. Seleksi ini benar-benar transparan,” kata Mansur.

Menurutnya, penggunaan sistem CAT diharapkan mampu memberikan hasil seleksi yang lebih objektif. Peserta yang nantinya terpilih diharapkan tidak hanya memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga memiliki kompetensi dan profesionalitas dalam menjalankan tugas pelayanan kesehatan jemaah haji.

“Harapan kami, siapa pun yang nantinya terpilih adalah mereka yang memiliki kompetensi, profesionalitas, dan antusiasme untuk menjalankan tugas,” tambahnya.

Mansur menjelaskan, peserta yang dinyatakan lulus CAT belum langsung ditetapkan sebagai petugas. Mereka masih harus melewati tahapan berikutnya berupa pemeriksaan kesehatan atau Medical Check Up (MCU) sebelum proses seleksi berlanjut ke tahap selanjutnya.

“Setelah ini masih ada tahapan berikutnya. Bagi mereka yang dinyatakan lulus CAT, akan mengikuti pemeriksaan kesehatan atau MCU,” ucap Mansur Basir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....