KemenHAM Apresiasi Peran UMKM dalam Hari Pengayoman ke-81 di Gorontalo

  • 20 Agt 2026 08:39 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Koordinator Wilayah Kerja Kementerian Hak Asasi Manusia (Wilker KemenHAM) Gorontalo, Kantor Wilayah KemenHAM Sulawesi Tengah, Sarton Dali, mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam rangkaian peringatan Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026 di Gorontalo, termasuk keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Apresiasi tersebut disampaikan Sarton saat menghadiri Malam Tasyakuran Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026 yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Gorontalo di Lapangan Pancasila Kanwil Kemenkum Gorontalo, Rabu (19/8/2026) malam.

Menurut Sarton, keterlibatan pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dalam rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan kuatnya semangat kolaborasi dalam menghadirkan pelayanan sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Ia secara khusus menyoroti keterlibatan pelaku UMKM dalam pameran yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan. Menurutnya, ruang yang diberikan kepada pelaku usaha lokal tidak hanya memperkuat interaksi pemerintah dengan masyarakat, tetapi juga turut menggerakkan perekonomian daerah.

“Ini juga menjadi salah satu hal yang positif untuk menggerakkan perekonomian masyarakat,” ujar Sarton.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkum Gorontalo, Raymond Johanis Hendraputra Takasenseran, mengatakan berbagai kegiatan telah dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pengayoman ke-81, mulai dari ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan, fun walk dan pelayanan publik pada Car Free Day, hingga berbagai kegiatan olahraga.

Rangkaian kegiatan juga diisi turnamen e-sports Mobile Legends, bakti sosial dan donor darah, lomba mewarnai dan menggambar bagi anak-anak, penyuluhan hukum, pameran UMKM dan pelayanan publik. Seluruh kegiatan kemudian ditutup dengan upacara peringatan Hari Pengayoman ke-81 yang berlangsung khidmat pada Rabu pagi.

Pameran UMKM dan pelayanan publik yang berlangsung selama dua hari turut mencatat sejumlah capaian. Pada layanan kekayaan intelektual terdapat 36 penerima layanan, terdiri dari enam konsultasi, lima pendaftar merek, dan 25 pendaftar hak cipta.

Sementara pada bidang Administrasi Hukum Umum tercatat 30 penerima layanan, terdiri dari 20 konsultasi dan 10 pendaftar Perseroan Perorangan. Layanan keimigrasian mencatat tujuh permohonan paspor, sedangkan Lapas Perempuan Gorontalo mencatat 29 kunjungan.

Selain memperluas akses pelayanan publik, kegiatan tersebut juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Total perputaran uang selama dua hari pelaksanaan pameran UMKM dan pelayanan publik tercatat mencapai Rp29.116.000.

Raymond menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, Forkopimda, instansi terkait, mitra kerja, panitia, pelaku UMKM, serta masyarakat Gorontalo yang telah mendukung seluruh rangkaian peringatan Hari Pengayoman ke-81.

Peringatan Hari Pengayoman ke-81 di Gorontalo pun tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi antarlembaga, mendekatkan akses pelayanan publik kepada masyarakat, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi lokal melalui keterlibatan UMKM.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....