Kanwil Kemenag Gorontalo Gelar UKK Calon Kepala Madrasah Negeri 2026
- 17 Mei 2026 00:00 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Gorontalo menggelar Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) Calon Kepala Madrasah Negeri Angkatan II Tahun 2026, di Ruang Auditorium Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo.
Kegiatan tersebut diikuti para kepala madrasah dan guru terbaik yang sebelumnya telah dinyatakan lulus seleksi administrasi serta asesmen mandiri sebagai tahapan awal penjaringan calon kepala madrasah negeri.
Pelaksanaan UKK dipimpin langsung Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, H. Mahmud Y. Bobihu, bersama Kepala Bidang Pendidikan Madrasah H. Masrul Janto Usman, didampingi tim penguji lainnya yakni H. Suwardi serta Ketua Tim Kerja Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Bidang Pendidikan Madrasah, Muhammad Fardhie Umar.
Dalam arahannya, Mahmud Y. Bobihu menegaskan bahwa pelaksanaan UKK merupakan bagian penting dari rangkaian seleksi substansi guna menghasilkan pemimpin madrasah yang kompeten, profesional, berintegritas, dan memiliki kemampuan manajerial yang kuat.
Menurutnya, kepala madrasah saat ini tidak hanya dituntut mampu menjalankan fungsi administratif, tetapi juga harus menjadi motor penggerak inovasi pendidikan di tengah perkembangan era digital yang semakin dinamis.
“Pelaksanaan UKK ini merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa calon kepala madrasah memiliki kompetensi yang dibutuhkan dalam memimpin lembaga pendidikan. Kepala madrasah tidak lagi hanya berperan sebagai administrator, tetapi juga harus menjadi penggerak inovasi pendidikan yang mampu menyeimbangkan kemajuan teknologi dengan penguatan karakter berbasis nilai-nilai keislaman,” ujar Mahmud.
Ia menambahkan, Kementerian Agama terus memperkuat sistem seleksi kepala madrasah negeri melalui mekanisme seleksi substansi dan uji kelayakan kepatutan guna memastikan lahirnya pemimpin madrasah yang berkualitas dan berintegritas.
“Kementerian Agama berkomitmen menghadirkan pemimpin madrasah yang profesional, visioner, dan memiliki integritas yang baik. Karena itu proses seleksi dilakukan secara ketat dan objektif,” sambungnya.
Dalam pelaksanaan UKK tersebut, setiap peserta diberikan kesempatan memaparkan visi dan misi kepemimpinan, program kerja yang telah dan sedang dijalankan, rencana program tahun 2027, capaian prestasi madrasah, hingga strategi pengembangan dan publikasi madrasah di era digital.
Mahmud menilai proses pemaparan tersebut bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi bagian dari akuntabilitas, transparansi, dan upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pengelolaan madrasah.
Selain mendengarkan paparan peserta, tim penguji juga melakukan penilaian secara menyeluruh terhadap sejumlah aspek penting, mulai dari relevansi program kerja dengan kebutuhan riil madrasah, komitmen terhadap implementasi Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Agama, kemampuan kepemimpinan dan manajerial, hingga kapasitas pengelolaan sumber daya manusia dan sumber daya pendidikan.
“Penilaian dilakukan secara komprehensif untuk melihat sejauh mana calon kepala madrasah mampu menghadirkan program yang relevan, inovatif, dan sejalan dengan visi besar Kementerian Agama,” jelasnya.
Di akhir arahannya, Mahmud berharap melalui pelaksanaan UKK ini dapat terjaring calon kepala madrasah negeri yang mampu membawa madrasah semakin maju, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu meningkatkan mutu pendidikan madrasah di Provinsi Gorontalo.
“Kami berharap dari proses seleksi ini lahir pemimpin-pemimpin madrasah yang berkualitas, profesional, berintegritas, dan mampu membawa madrasah menjadi lembaga pendidikan yang unggul serta dipercaya masyarakat,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....