Kakanwil KemenHAM Sulawesi Tengah Tegaskan Disiplin ASN
- 06 Apr 2026 19:58 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Evaluasi kinerja dan penegasan disiplin menjadi fokus utama jajaran Kantor Wilayah Kementerian HAM Sulawesi Tengah pasca suksesnya agenda nasional penguatan kapasitas HAM di Gorontalo, Senin 6 April 2026. Apel pagi yang dipimpin langsung Kepala Kanwil KemenHAM Sulawesi Tengah, Mangatas Nadeak, digelar secara hibrid dan diikuti seluruh pejabat serta pegawai dari wilayah kerja Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Sulawesi Utara.
Dalam arahannya, Mangatas menyoroti kedisiplinan sebagai fondasi utama ASN, terutama terkait kehadiran dalam kegiatan apel dan kepatuhan terhadap instruksi kementerian.
“Kehadiran ini wajib hukumnya. Jika untuk hadir saja susah, bagaimana mau melaksanakan tugas yang lebih besar,” tegas Mangatas.
Ia juga meminta seluruh jajaran, termasuk koordinator wilayah, untuk lebih responsif terhadap setiap arahan yang telah disampaikan melalui jalur koordinasi resmi.
Di sisi lain, Mangatas memberikan apresiasi atas keberhasilan pelaksanaan kegiatan penguatan HAM yang menghadirkan 5.000 peserta di Universitas Negeri Gorontalo.
“Kegiatan di Gorontalo akan menjadi barometer atau prototype bagi wilayah lain,” ucap Mangatas.
“Kerja sama tim yang luar biasa membuktikan bahwa kita mampu memberikan yang terbaik bagi kementerian,” tambahnya.
Menghadapi agenda ke depan, ia menginstruksikan percepatan penyelesaian laporan administratif, termasuk LHKPN, LHKASN, serta pelaporan pajak bagi seluruh pegawai.
Selain itu, persiapan data pendukung juga diminta segera dirampungkan untuk menghadapi rapat kerja bersama DPR RI di Senayan.
Mangatas turut menekankan pentingnya percepatan realisasi anggaran, khususnya terkait belanja sewa kantor dan rumah dinas di wilayah Gorontalo dan Manado sebelum batas waktu Mei.
“Kesuksesan adalah milik kita bersama, dan kegagalan adalah tanggung jawab kita bersama,” kata Mangatas.
Ia berharap ritme kerja yang solid dan kolaboratif terus dijaga untuk mendukung pelaksanaan program kementerian ke depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....