KemenHAM Siapkan Penguatan Kapasitas HAM Libatkan 5.000 Peserta Gorontalo
- 27 Mar 2026 22:48 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) RI menyiapkan agenda besar penguatan kapasitas HAM yang akan melibatkan sekitar 5.000 peserta di Provinsi Gorontalo. Rencana tersebut terungkap dalam kunjungan kerja Sekretaris Direktorat Jenderal Instrumen dan Penguatan HAM KemenHAM RI, Ratih Ekarini Savitri, dalam rangka mematangkan koordinasi kunjungan Menteri HAM, Natalius Pigai, bersama Gubernur Gorontalo di Rumah Jabatan Gubernur, Jumat 27 Maret 2026.
Kegiatan ini dirancang melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari masyarakat umum, mahasiswa, hingga pelajar, sebagai bagian dari upaya masif pengarusutamaan nilai-nilai HAM di daerah.
Ratih Ekarini Savitri menjelaskan program ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memastikan pemahaman HAM dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
“Kami berencana mengadakan penguatan kapasitas HAM ini agar masyarakat memahami HAM secara utuh. Pembangunan ke depan harus berbasis HAM, dan ini menjadi tugas kami untuk memastikan internalisasi tersebut berjalan dengan baik,” ucap Ratih Ekarini Savitri.
Pelaksanaan kegiatan direncanakan berlangsung pada 1 April 2026 di Auditorium Universitas Negeri Gorontalo, dengan penyesuaian jadwal antara Menteri HAM dan Gubernur Gorontalo.
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menyambut baik agenda tersebut dan menilai pemahaman HAM menjadi kunci dalam pemenuhan hak-hak dasar masyarakat.
“HAM harus dipahami sebagai bagian dari pemenuhan hak warga negara. Pemerintah Provinsi mendukung penuh kegiatan ini agar masyarakat mampu menyikapi berbagai persoalan HAM di lapangan,” kata Gusnar.
Sementara itu, Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Eduart Wolok, menyatakan kesiapan kampus dalam mendukung pelaksanaan kegiatan, termasuk kuliah umum yang akan diberikan Menteri HAM kepada mahasiswa dan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini memberikan pencerahan bagi mahasiswa dan masyarakat agar lebih bijak dalam merespons isu-isu HAM dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Dengan dukungan berbagai pihak, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai-nilai kemanusiaan serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap hak asasi manusia di Gorontalo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....