Penerimaan Pajak Gorontalo Ditopang Industri Pengolahan, Sektor Keuangan
- 24 Des 2025 17:29 WIB
- Gorontalo
KBRN, Gorontalo : Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Gorontalo memaparkan perkembangan penerimaan pajak berdasarkan jenis pajak dan sektor usaha hingga November 2025. Kepala KPP Pratama Gorontalo, Primadona Harahap, menyebutkan bahwa meski terdapat kontraksi pada beberapa sektor, sejumlah jenis pajak dan sektor usaha justru menunjukkan pertumbuhan positif.
Primadona menjelaskan, dari sisi jenis pajak, beberapa komponen utama masih mencatatkan kinerja yang cukup baik.
“Terkait pembagian atau rincian penerimaan pajak dari masing-masing jenis pajak, untuk PPh Pasal 21, PPh Pasal 26, PPh Final, dan PPN dalam negeri lainnya menunjukkan pertumbuhan positif, baik secara neto maupun bruto,” Primadona Harahap pada Press Conference Assets and Liabilities Committee (ALCo) Regional dengan periode realisasi hingga 30 November 2025, bertempat di aula Mohuyula Kanwil DJPb, Selasa (23/12/25).
Sementara itu, jika ditinjau berdasarkan sektor usaha, sektor administrasi pemerintahan masih menjadi penyumbang terbesar penerimaan pajak di Provinsi Gorontalo, meskipun mengalami penurunan kinerja.
“Sektor administrasi pemerintahan masih menjadi sektor dominan walaupun menunjukkan pertumbuhan yang negatif sampai dengan November. Kontribusi dari sektor ini sebesar 51,28 persen atau sekitar Rp397,79 miliar. Namun, pertumbuhan neto dan brutonya mengalami kontraksi yang cukup signifikan, yakni sebesar 28,16 persen,” jelas Primadona
Menurutnya, kontraksi tersebut tidak terlepas dari kondisi perlambatan ekonomi serta tertundanya sejumlah proyek pemerintah. Menjelang akhir tahun anggaran 2025, KPP Pratama Gorontalo mendorong instansi pemerintah untuk mengoptimalkan penyerapan anggaran agar dapat berdampak langsung pada penerimaan pajak negara.
“Ada perlambatan ekonomi dan juga terdapat proyek infrastruktur maupun proyek pemerintahan lainnya yang belum selesai atau ditunda pelaksanaannya, sehingga sumbangan perpajakan dari transaksi tersebut ikut terhambat,” ujarnya
“Tinggal delapan hari lagi menuju akhir tahun 2025, kami sangat mendorong bapak dan ibu di sektor pemerintahan, baik instansi vertikal maupun pemerintah daerah, agar melakukan penyerapan anggaran secara optimal dan menyetorkan pajaknya ke kas negara sebelum 31 Desember 2025, termasuk yang bersumber dari APBDes atau dana desa,” tegas Primadona

Di sisi lain, beberapa sektor usaha justru mencatatkan pertumbuhan penerimaan pajak yang sangat signifikan.
“Untuk pertumbuhan neto terbesar terdapat pada sektor industri pengolahan dengan pertumbuhan hampir 1.000 persen, sedangkan pertumbuhan bruto paling besar berasal dari aktivitas keuangan dan asuransi dengan pertumbuhan hampir 450 persen,” ucapya.
KPP Pratama Gorontalo berharap pertumbuhan sektor-sektor tersebut dapat terus menopang penerimaan pajak daerah, sekaligus mendorong pemulihan ekonomi dan optimalisasi kontribusi perpajakan di Provinsi Gorontalo hingga akhir tahun. (RA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....