Kinerja APBN Gorontalo Menguat, PSN dan MBG Percepat Pembangunan Daerah
- 03 Agt 2026 15:19 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.iD, Gorontalo – Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di wilayah kerja Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Gorontalo hingga Juni 2026 menunjukkan capaian yang positif. Realisasi belanja negara telah mencapai Rp4,10 triliun atau sekitar 52 persen dari total pagu anggaran, meningkat 18 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Di sisi penerimaan, kinerja APBN juga mencatatkan pertumbuhan yang solid. Peningkatan penerimaan perpajakan dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) menjadi faktor utama yang memperkuat kapasitas fiskal pemerintah dalam mendukung berbagai program pembangunan.
Lebih dari sekadar angka-angka fiskal, APBN terus diarahkan untuk menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal tersebut tercermin melalui pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) serta Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi dua program prioritas pemerintah di Gorontalo.
Hingga akhir Juni 2026, realisasi belanja Proyek Strategis Nasional mencapai 51 persen, sedikit lebih tinggi dibandingkan rata-rata realisasi belanja Kementerian/Lembaga yang berada pada level 49 persen. Capaian tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga percepatan penyelesaian proyek-proyek prioritas.
Salah satu proyek yang menunjukkan perkembangan signifikan adalah pembangunan Bendungan Bulango Ulu di Kabupaten Bone Bolango yang telah mencapai progres fisik 95 persen. Kehadiran bendungan ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan air, meningkatkan produktivitas pertanian, mengurangi risiko banjir, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan sekitarnya.
Sementara itu, pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo juga terus menunjukkan kemajuan dengan progres fisik mencapai 89 persen. Fasilitas pendidikan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan sarana pendidikan yang lebih memadai.
| Baca juga: BRMP Gorontalo Raih Terbaik II IKPA 2025 |
Selain pembangunan infrastruktur, APBN juga diwujudkan melalui Program Makan Bergizi Gratis yang mulai berjalan pada semester pertama tahun 2026. Program ini bertujuan memastikan anak-anak memperoleh asupan gizi yang cukup untuk mendukung pertumbuhan, kesehatan, serta meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.
Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima program, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas. Kebutuhan bahan pangan membuka peluang bagi petani, peternak, nelayan, UMKM, dan berbagai pelaku usaha lokal untuk terlibat dalam rantai pasok, sehingga mampu menggerakkan perekonomian daerah.
Kehadiran Proyek Strategis Nasional dan Program Makan Bergizi Gratis menunjukkan bahwa kualitas belanja negara menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari tingkat penyerapan anggaran, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat melalui infrastruktur yang lebih baik, layanan pendidikan yang meningkat, serta kualitas gizi generasi muda yang semakin terjamin.
Memasuki semester kedua tahun 2026, pemerintah akan terus menjaga momentum pelaksanaan berbagai program prioritas tersebut. Penyelesaian proyek-proyek strategis akan dipercepat dengan tetap menjaga kualitas pembangunan, sementara cakupan Program Makan Bergizi Gratis akan terus diperluas agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat APBN.
Dengan demikian, APBN tidak hanya menjadi instrumen pengelolaan keuangan negara, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan. Mulai dari pembangunan bendungan, penyediaan fasilitas pendidikan, hingga pemenuhan gizi anak-anak Indonesia, APBN terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan memperkuat fondasi pembangunan Gorontalo menuju masa depan yang lebih sejahtera.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....