Menutup Ramadhan dengan Amal Terbaik
- 12 Mar 2026 00:05 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Umat Islam dianjurkan menutup bulan suci Ramadhan dengan memperbanyak amal kebaikan serta menjaga sikap istiqomah dalam beribadah. Momentum akhir Ramadhan menjadi waktu yang sangat berharga untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan mempertahankan kebiasaan baik yang telah dibangun selama menjalankan ibadah puasa.
Pesan tersebut disampaikan Pelaksana KUA Kecamatan Bonti, Abang Adrian, dalam program Obrolan Mutiara Pagi Islam di RRI Entikong, Rabu 11 Maret 2026. Dijelaskan bahwa penghujung Ramadhan seharusnya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus memperbanyak berbagai bentuk amal kebajikan.
Menurut Adrian, Ramadhan bukan hanya menjadi waktu untuk menahan lapar dan dahaga sepanjang hari. Lebih dari itu, bulan suci ini juga menjadi sarana penting untuk melatih diri agar lebih disiplin dalam beribadah serta memperbaiki perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
“Menutup Ramadhan hendaknya diisi dengan amal terbaik serta niat untuk terus menjaga istiqomah setelah bulan suci ini berakhir,” katanya.
Ia menyebut, berbagai amalan yang dilakukan selama Ramadhan seperti salat berjamaah, membaca Al-Qur’an, bersedekah, serta menjaga ucapan dan perbuatan hendaknya tetap dipertahankan meskipun Ramadhan telah berlalu. Kebiasaan baik tersebut diharapkan tidak hanya dilakukan pada bulan Ramadhan saja, tetapi juga dapat terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Adrian menambahkan, menjaga istiqomah setelah Ramadhan memang menjadi tantangan tersendiri bagi setiap Muslim. Karena itu, kebiasaan baik yang telah terbentuk selama bulan suci perlu terus dijaga dan dipelihara agar menjadi bagian dari karakter serta gaya hidup seorang Muslim.
“Amalan yang dilakukan secara konsisten meskipun sedikit akan lebih bernilai di sisi Allah SWT dibandingkan amalan yang besar tetapi tidak berkelanjutan,” ujarnya.
Adrian berharap semangat ibadah yang telah dibangun selama Ramadhan dapat menjadi bekal berharga bagi umat Islam untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Dengan demikian, nilai-nilai kebaikan yang diperoleh selama bulan suci diharapkan dapat terus memberi manfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.