Hampers Jadi Jembatan Berbagi, Anak Muda Banyak Kirim Hadiah untuk Orang Tua

  • 12 Mar 2026 00:47 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Tradisi berbagi hadiah melalui hampers semakin populer di tengah masyarakat, khususnya saat memasuki bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri. Jika dahulu hampers identik dengan bingkisan formal antarinstansi atau perusahaan, kini tren tersebut berkembang menjadi cara yang lebih personal bagi seseorang untuk menyampaikan perhatian dan kasih sayang kepada orang-orang terdekat.

Siti Maryati wirausaha muda asal Punggur, Kubu Raya Kalimantan Barat yang juga merupakan Owner Hampersspontianak, mengungkapkan bahwa bagi sebagian masyarakat, hampers bukan lagi sekadar paket hadiah yang dikirimkan saat hari besar. Lebih dari itu, hampers kini menjadi simbol kepedulian dan ungkapan rasa sayang yang disampaikan melalui kemasan cantik berisi berbagai produk pilihan.

Ia mengatakan sebagian besar pelanggan yang memesan hampers justru berasal dari kalangan anak muda. Generasi muda saat ini semakin kreatif dalam mengekspresikan perhatian mereka kepada keluarga melalui cara-cara sederhana namun bermakna.

“Banyak anak muda yang memesan hampers untuk diberikan kepada orang tua atau keluarga mereka. Bahkan ada juga yang memesan untuk calon mertua sebagai bentuk perhatian,” ungkap Siti dalam Obrolan Sore Ceria Pro 2 RRI Sanggau, Selasa 10 Maret 2026.

Fenomena tersebut kata Siti, menunjukkan adanya perubahan cara generasi muda dalam mengekspresikan kasih sayang kepada keluarga. Jika sebelumnya perhatian sering disampaikan secara langsung melalui kunjungan atau pemberian uang, kini banyak yang memilih hampers sebagai simbol perhatian yang dikemas secara lebih kreatif dan berkesan.

Menurut Siti, tren ini membuat bisnis hampers tidak hanya sekadar aktivitas jual beli semata. Dalam banyak kesempatan, ia merasa usahanya justru menjadi bagian dari cerita kebahagiaan yang ingin dibagikan seseorang kepada keluarganya.

“Melihat pelanggan membeli hampers untuk orang tuanya membuat saya merasa usaha ini bukan hanya soal bisnis. Kami seperti menjadi perantara bagi orang-orang yang ingin berbagi kebahagiaan dengan keluarganya,” ujarnya.

Ia juga mengatakan banyak pelanggan meminta tambahan kartu ucapan di dalam hampers yang biasanya berisi pesan khusus ditujukan kepada orang tua, saudara, atau kerabat sebagai bentuk ungkapan rasa sayang yang mungkin tidak selalu mudah diucapkan secara langsung. Hal-hal sederhana seperti pesan singkat dalam kartu ucapan sering kali justru menjadi bagian paling berkesan bagi penerima hampers dan membuat hadiah yang diberikan terasa lebih bermakna.

“Terkadang pelanggan meminta dibuatkan kartu ucapan untuk orang tua atau keluarga mereka. Dari situ terlihat bahwa hampers ini bukan sekadar hadiah, tetapi juga cara menyampaikan rasa sayang,” ucapnya.

Siti berharap tradisi berbagi melalui hampers dapat terus berkembang di tengah masyarakat, terutama di kalangan generasi muda. Ia menilai kebiasaan sederhana seperti memberikan hampers kepada keluarga dapat menjadi cara untuk mempererat hubungan kekeluargaan sekaligus menyebarkan kebahagiaan kepada orang-orang terdekat.

Rekomendasi Berita