Kuliner Desa Sosok Laris Berkat Promo Media Sosial
- 09 Mar 2026 21:31 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Usaha kuliner rumahan terus berkembang di berbagai daerah, termasuk di Desa Sosok, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau. Salah satunya adalah Ayam Bumbu Kite, usaha kuliner yang dikenal dengan racikan bumbu khas yang menggugah selera dan berhasil menarik perhatian pelanggan, terutama melalui pemasaran online.
Didirikan oleh Fadli Rahmad Hakma, Ayam Bumbu Kite di Sosok Kabupaten Sanggau telah berjalan selama dua tahun dan mulai dikenal masyarakat karena cita rasa yang khas. Menu andalan yang paling diminati pelanggan adalah ayam bumbu hitam dan ayam bumbu serondeng yang menjadi best seller sejak usaha ini dirintis.
Menurut Fadli Rahmad Hakma selaku owner Ayam Bumbu Kite, usaha tersebut bermula dari keinginan untuk menciptakan menu ayam dengan bumbu khas yang berbeda dari yang lain. Dengan racikan bumbu yang konsisten dan proses memasak yang terjaga, produk yang ditawarkan mampu memberikan sensasi rasa yang kuat dan menggugah selera.
“Awalnya kami ingin membuat menu ayam dengan cita rasa khas yang bisa dinikmati banyak orang, dan alhamdulillah, ayam bumbu hitam dan ayam bumbu serondeng justru menjadi menu favorit pelanggan,” ungkap Fadli pada obrolan UMKM Bicara RRI Sanggau, Senin 9 Maret 2026.
Dalam memasarkan produknya, Ayam Bumbu Kite lebih banyak mengandalkan promosi secara online. Media sosial seperti Instagram dan status WhatsApp menjadi sarana utama untuk menjangkau pelanggan, yang selama ini terbukti efektif dalam meningkatkan penjualan.
Untuk wilayah Kabupaten Sanggau, Ayam Bumbu Kite juga melayani pemesanan dengan sistem antar. Namun, layanan tersebut berlaku dengan minimal pemesanan sebanyak 10 porsi atau lebih. Setiap porsi ayam dibanderol dengan harga Rp25 ribu.
Fadli mengatakan, mempertahankan kualitas rasa menjadi kunci utama agar pelanggan tetap setia. Selain itu, pelayanan yang baik dan konsistensi dalam menjaga kualitas produk juga menjadi perhatian dalam menjalankan usaha kuliner tersebut.
Ia juga berbagi pesan kepada para pelaku usaha pemula agar bijak dalam mengelola keuangan, terutama pada masa awal merintis usaha. Menurutnya, disiplin dalam mengatur keuangan menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga keberlangsungan usaha.
“Kalau baru mulai usaha, misalnya baru berjalan enam bulan, jangan boros dan jangan terlena. Harus pintar menabung supaya usaha bisa terus berkembang,” ucapnya.