Menghidupkan Tradisi lewat Kue Lapis Sambas, Warisan Kuliner yang Tak Lekang Waktu

  • 05 Mar 2026 13:24 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Kue lapis Sambas kini menjadi simbol tradisi yang sarat makna, yang tak hanya menggugah selera, tetapi juga ingin terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Sambas. Keberadaan kue ini di berbagai daerah memantik semangat Umar Ramadhan, pengusaha muda asal Sambas untuk mengangkat kembali keistimewaannya di tengah masyarakat.

Umar yang juga Owner Minimal Kopi Pontianak sekaligus pegiat kuliner lokal, mengatakan bahwa kue lapis Sambas menyimpan nilai sejarah dan identitas budaya yang kuat. Ia menilai kue ini bukan sekadar makanan, tapi juga pengingat kampung halaman dan sarana membangkitkan tradisi kuliner lokal.

“Saya ingin kue lapis Sambas dikenal lebih luas dan tetap menjadi bagian dari budaya kita. Melalui usaha ini, saya berusaha menghidupkan kembali tradisi yang sempat terlupakan,” ungkap Umar dalam Obrolan Berkah Ramadhan Pro 2 RRI Sanggau, Selasa 3 Maret 2026.

Menurut Umar, masyarakat Sambas dikenal sebagai “Jawanya Kalimantan” karena tersebar di berbagai wilayah. Ia menambahkan, hal ini menjadi motivasi utama untuk memperkenalkan kue lapis ke masyarakat luas, sehingga mereka juga dapat menghargai dan mengingat akar budaya mereka.

“Melestarikan kue lapis bukan hanya soal bisnis, tapi juga menjaga ingatan dan kebanggaan terhadap kampung halaman. Saya berharap kue ini bisa menjadi penghubung generasi muda dengan tradisi leluhur,” katanya.

Setiap lapis kue yang dijual menurut Umar, menyimpan cerita dan cita rasa khas Sambas yang unik. Keberadaan usaha ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk mencintai dan melestarikan kuliner tradisional, sekaligus membuka peluang kreativitas usaha lokal.

“Kue lapis Sambas adalah warisan yang harus dijaga dan dinikmati oleh semua orang. Semoga usaha ini bisa mengangkat nilai budaya dan mendorong generasi muda untuk terus menghargai tradisi lokal,” ucapnya.

Umar berharap agar masyarakat semakin peduli terhadap tradisi kuliner Sambas agar semakin dijaga, dirawat dan dilestarikan eksistensinya. Keinginan kami agar kue lapis Sambas tetap digemari, menjadi identitas budaya, dan bisa menginspirasi munculnya usaha-usaha kreatif lainnya yang menghargai warisan lokal.

Rekomendasi Berita