Kentongan Siaga Perkuat Penanganan Darurat Bencana
- 12 Mar 2026 00:39 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Penanganan darurat bencana membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak agar respons yang dilakukan dapat berjalan cepat dan tepat. Melalui program Kentongan Siaga, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana di lingkungan sekitar serta mampu mengambil langkah yang tepat ketika situasi darurat terjadi.
Analis mitigasi bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau, Apriati, mengatakan bahwa dalam setiap penanggulangan bencana prinsip utama yang harus diutamakan adalah penyelamatan jiwa manusia. Prinsip tersebut menjadi dasar dalam setiap tindakan yang dilakukan oleh tim penanggulangan bencana di lapangan, baik saat proses evakuasi maupun penanganan awal terhadap korban terdampak.
“Dalam penanganan darurat bencana, penyelamatan jiwa manusia menjadi prioritas utama yang harus segera dilakukan sebelum langkah penanganan lainnya,” kata Apriati dalam Program kentongan RRI Entikong, Selasa 10 Maret 2026.
Ia menjelaskan, setelah proses penyelamatan korban dilakukan, perhatian berikutnya difokuskan pada kelompok rentan yang memiliki risiko lebih besar saat terjadi bencana. Kelompok tersebut meliputi anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta penyandang disabilitas yang memerlukan perlindungan dan penanganan khusus agar keselamatan mereka dapat lebih terjamin.
Menurut Apriati, kesiapsiagaan masyarakat juga memegang peranan penting dalam meminimalkan dampak bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Edukasi kebencanaan dan simulasi evakuasi perlu terus dilakukan agar masyarakat memahami langkah-langkah yang harus diambil ketika terjadi situasi darurat serta tidak panik saat menghadapi bencana.
Ia menyebut, kolaborasi antara pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya penanganan bencana yang efektif dan terkoordinasi. Dengan kerja sama yang baik, proses evakuasi, penyaluran bantuan, serta penanganan korban dapat dilakukan dengan lebih cepat dan tepat sasaran.
Melalui berbagai program mitigasi, BPBD Kabupaten Sanggau terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap potensi risiko bencana di wilayahnya. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan masyarakat sekaligus mengurangi dampak yang ditimbulkan ketika bencana terjadi.
“Dengan pemahaman yang baik mengenai pentingnya penyelamatan jiwa, perlindungan kelompok rentan, serta kesiapsiagaan masyarakat, penanganan darurat bencana diharapkan dapat dilakukan secara lebih optimal dan terkoordinasi,” kata Apriati.