Tradisi Parcel Lebaran Pererat Persahabatan

  • 12 Mar 2026 00:07 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Tradisi bertukar parcel lebaran masih terus dilakukan masyarakat saat menyambut Hari Raya Idul Fitri. Kebiasaan ini menjadi salah satu cara untuk menjaga silaturahmi sekaligus berbagi kebahagiaan dengan kerabat dan sahabat.

Parcel lebaran biasanya berisi berbagai makanan ringan, kue kering, hingga minuman yang dikemas dalam kotak atau keranjang menarik. Bingkisan parcel kemudian diberikan kepada keluarga, sahabat, maupun rekan kerja sebagai tanda perhatian di hari yang penuh kemenangan, hal tersebut rutin dilakukan oleh Safitri, Warga Sanggau.

“Menurut saya berbagi parcel lebaran ini menjadi cara sederhana untuk tetap menjaga persahabatan, dan silaturahmi” kata Safitri saat di wawancarai RRI pada Kamis, 12 Maret 2026.

Selain menjadi simbol kebersamaan, tradisi ini juga mencerminkan nilai saling berbagi yang erat dalam budaya masyarakat. Parcel yang diberikan tidak hanya bernilai materi, tetapi juga mengandung makna perhatian dan kepedulian antar sesama.

“Walaupun isinya sederhana, yang penting niatnya untuk berbagi dan membuat sahabat ikut merasakan kebahagiaan Idul Fitri,” katanya.

Ia mengakui, tradisi bertukar parcel juga semakin berkembang dengan berbagai bentuk kemasan yang lebih kreatif dan menarik. Meski begitu, makna utama dari kebiasaan tersebut tetap pada upaya mempererat hubungan dan menjaga tali silaturahmi.

“Dengan berbagi parcel, kita bisa saling mengingat dan tetap menjaga hubungan baik dengan sahabat,” ucapnya.

Melalui tradisi bertukar parcel, kata Safitri masyarakat tidak hanya merayakan Idul Fitri sebagai hari kemenangan setelah menjalani ibadah puasa. Lebih dari itu, tradisi ini juga menjadi sarana untuk memperkuat persahabatan serta menyebarkan kebahagiaan di tengah masyarakat.

Rekomendasi Berita