Puasa Bentuk Hidup Terkontrol, Disiplin, dan Penuh Syukur
- 09 Mar 2026 08:40 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Puasa tidak hanya dimaknai sebagai ibadah menahan lapar dan haus dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Lebih dari itu, puasa menjadi sarana pembinaan diri yang mampu membentuk karakter seseorang agar lebih terkontrol dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Dalam Obrolan Mutiara Pagi RRI Entikong, Senin 9 Maret 2026, Dede Ruslandi, Da’i 3T Kementerian Agama Republik Indonesia, menyampaikan praktiknya, puasa melatih seseorang untuk lebih disiplin, baik dalam mengatur waktu, menjaga perilaku, maupun mengendalikan emosi. Nilai-nilai tersebut menjadikan puasa sebagai momentum penting untuk memperbaiki kualitas diri secara spiritual maupun sosial.
“Puasa bukan hanya tentang menahan makan dan minum, tetapi juga proses mendidik diri untuk lebih mampu mengendalikan keinginan, menjaga perkataan, serta menenangkan hati agar tetap sabar, jernih, dan bijak dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan,” kata Dede Ruslandi.
Ia menjelaskan, puasa merupakan latihan hidup yang mengajarkan manusia untuk mengendalikan berbagai keinginan yang berlebihan, apabila seseorang mampu mengendalikan diri selama berpuasa, maka kebiasaan baik tersebut dapat terbawa dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, puasa menjadi sarana pendidikan moral yang sangat efektif bagi setiap individu.
Selain itu puasa ini juga membentuk kedisiplinan, puasa juga menumbuhkan rasa empati terhadap sesama. Rasa lapar yang dirasakan saat berpuasa membuat seseorang lebih memahami kondisi mereka yang hidup dalam keterbatasan.
Hal tersebut kata Dede, pada akhirnya menumbuhkan rasa syukur atas nikmat yang selama ini sering dianggap biasa, seperti makanan, kesehatan, dan kesempatan untuk beribadah. Puasa mengajarkan bahwa setiap nikmat sekecil apa pun patut dihargai dan disyukuri.
“Puasa yang dijalankan dengan kesadaran penuh tidak hanya menghadirkan pahala ibadah, tetapi juga menanamkan nilai hidup tentang kesederhanaan, melatih kedisiplinan, serta menumbuhkan rasa syukur yang lebih dalam atas setiap nikmat yang Allah anugerahkan,” ucapnya.