Identitas Umat Allah Memanggil Kita Waspada Hadapi Dunia yang Tidak Ramah

  • 07 Mar 2026 11:15 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Kesadaran akan identitas sebagai umat Allah dinilai penting untuk membentuk sikap hidup yang bijaksana di tengah realitas dunia yang penuh tantangan. Menurut Pendeta Petrus Musa, Ketua BAMAG Kabupaten Sanggau, setiap orang percaya perlu menumbuhkan kewaspadaan spiritual dalam hidup sehari-hari.

Disampaikannya, banyak orang beriman masih memandang dunia sebagai tempat yang selalu menghadirkan kenyamanan dan kedamaian. Padahal, dalam kenyataannya, kehidupan sering kali menghadirkan berbagai tekanan, konflik, serta situasi yang dapat menggoyahkan iman jika tidak disertai kesiapan batin dan spiritual.

“Sebagai umat Allah, kita harus menyadari bahwa dunia ini tidak selalu ramah bagi iman kita,” ungkap Pendeta Petrus Musa Dalam Obrolan Mutiara Pagi RRI Entikong, Sabtu 7 Maret 2026.

Pendeta Petrus Musa menjelaskan bahwa identitas sebagai umat Allah seharusnya membangun kesadaran bahwa dunia bukanlah tempat yang sepenuhnya netral. Terutama bagi kehidupan iman yang sering kali menghadapi berbagai tantangan dan pengaruh yang tidak selalu sejalan dengan nilai-nilai rohani.

Ia menilai bahwa kesadaran tersebut bukan untuk menumbuhkan rasa takut, melainkan untuk mempersiapkan diri agar lebih waspada dan tetap teguh dalam menjalani kehidupan. Sikap ini juga membantu umat untuk tidak mudah terpengaruh oleh nilai-nilai yang bertentangan dengan ajaran iman.

Selain itu, Petrus mengingatkan pentingnya membangun kedewasaan rohani melalui pembelajaran firman Tuhan, persekutuan, serta kehidupan doa yang konsisten. Dengan demikian, umat tidak hanya mampu menghadapi berbagai tantangan hidup, tetapi juga tetap menjadi terang dan garam bagi lingkungan sekitarnya.

“Memahami identitas kita sebagai umat Allah menuntut kewaspadaan, sekaligus menebarkan damai di tengah dunia yang penuh tantangan,” ucapnya.

Rekomendasi Berita