Pembangunan KDMP Lubuk Sabuk Capai 35 Persen
- 06 Mar 2026 19:46 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Lubuk Sabuk, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat terus berjalan. Progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 35 persen dan ditargetkan segera selesai agar dapat dimanfaatkan masyarakat.
Kepala Desa Lubuk Sabuk, Petrus Kenedy, menyampaikan pembangunan gedung tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat desa. Keberadaan koperasi diharapkan menjadi pusat kegiatan usaha warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Petrus Kenedy mengatakan, posisi pembangunan KDMP Lubuk Sabuk berada di lokasi strategis. Lokasinya berada tepat di perbatasan Kecamatan Noyan dengan wilayah Desa Lubuk Sabuk sehingga mudah dijangkau masyarakat dari berbagai wilayah sekitar.
“Lokasi KDMP Lubuk Sabuk ini berada di perbatasan Kecamatan Noyan dengan Desa Lubuk Sabuk sehingga akses masyarakat untuk datang dan memanfaatkan fasilitas koperasi nantinya akan lebih mudah,” kata Petrus Kenedy, Jumat 6 Maret 2026.
Ia menjelaskan, pembangunan gedung dikerjakan oleh para tenaga kerja profesional untuk kejar target. Pemerintah desa menargetkan proses pembangunan dapat diselesaikan dalam waktu yang tidak terlalu lama agar operasional koperasi segera berjalan.
“Proses pembangunan saat ini sudah mencapai sekitar 35 persen dan kami berharap pengerjaannya bisa terus berjalan hingga selesai sehingga gedung ini segera dimanfaatkan masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, terkait unit usaha yang akan dijalankan, pemerintah desa masih melakukan pembahasan bersama pengurus dan masyarakat. Penentuan jenis usaha dilakukan melalui perencanaan agar sesuai dengan potensi ekonomi yang dimiliki warga setempat.
“Untuk unit usaha yang akan dijalankan masih dalam tahap perencanaan bersama pengurus koperasi dan masyarakat. Harapan kami, KDMP Lubuk Sabuk nantinya benar-benar menjadi wadah pengembangan usaha dan peningkatan ekonomi masyarakat desa,” tutup Petrus Kenedy.