Tak Hanya Kuliner, Jejak Sejarah hingga Wisata Pesisir Jadi Daya Tarik Ambal
- 16 Jul 2026 08:36 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Kebumen - Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen, selama ini lebih dikenal sebagai asal-usul Sate Ambal. Namun, kawasan pesisir tersebut ternyata menyimpan kekayaan sejarah, budaya, hingga destinasi wisata yang kini terus dipromosikan sebagai paket wisata terpadu.
Mbak Kebumen 2025, Ratna Atmirina mengatakan, Ambal bukan sekadar nama kuliner khas seperti Sate Ambal. Pada masa lalu, wilayah tersebut pernah menjadi Kadipaten Ambal yang setingkat kabupaten pada periode 1828 hingga 1872.
"Ambal itu unik karena tidak hanya terkenal dengan sate, tetapi dulu pernah menjadi Kadipaten Ambal. Jadi memiliki nilai sejarah yang kuat," ujarnya dalam dialog SPADA Pro 2 RRI Purwokerto, Minggu (12/07/26).
Selain sejarah, Ambal juga menjadi gerbang kawasan Geopark Karangsambung-Karangbolong melalui jalur pesisir selatan. Wilayah ini berkembang sebagai kawasan wisata yang memadukan panorama pantai, budaya, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.
Menurut Ratna, wisata sehari di Ambal dapat dinikmati dengan biaya yang relatif terjangkau. Wisatawan bisa memulai perjalanan dengan menikmati kuliner pagi khas Ambal, mengunjungi Kampung Jawa Kebumen, mengenal sejarah Kadipaten Ambal, melihat aktivitas UMKM, hingga menutup hari dengan menikmati matahari terbenam sambil menyantap Sate Ambal di Pantai Mliwis.
Pantai Mliwis sendiri kini menjadi destinasi unggulan yang kian ramai dikunjungi wisatawan. Akses yang mudah dan harga tiket yang terjangkau membuat pantai tersebut menjadi salah satu objek wisata favorit di Kebumen, khususnya saat musim liburan.
Ratna berharap kolaborasi antara pemerintah, kelompok sadar wisata, pelaku UMKM, dan generasi muda terus diperkuat agar Ambal semakin dikenal luas. Menurutnya, Ambal tidak hanya ditargetkan menjadi destinasi unggulan di Jawa Tengah, tetapi juga mampu dikenal di tingkat nasional hingga internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....