Tips Jaga Pola Makan Gizi Seimbang agar Tetap Bugar Selama Liburan

  • 17 Jun 2026 08:02 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Momen liburan selalu menjadi waktu yang paling ditunggu-tunggu untuk bersantai, menjelajahi tempat baru, sekaligus melepas penat dari rutinitas harian. Namun, di balik keseruannya, waktu liburan sering kali menjadi tantangan besar bagi konsistensi pola makan. Keberadaan kuliner lokal yang menggoda, jadwal yang tidak teratur, hingga aktivitas wisata yang padat membuat masyarakat mudah mengabaikan kebiasaan sehat.

Dilansir dari laman resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), menjaga pola makan gizi seimbang saat berwisata sebenarnya bukan berarti harus membatasi diri secara ekstrem. Melalui perencanaan dan strategi yang tepat, masyarakat tetap bisa menikmati kuliner favorit tanpa perlu mengorbankan kesehatan tubuh.

Guna menjaga tubuh tetap bugar dan terhindar dari lonjakan berat badan usai liburan, Kemenkes RI membagikan sejumlah langkah praktis yang bisa diterapkan:

1. Jangan Lewatkan Sarapan

Jadwal bangun tidur yang berubah kerap membuat sarapan terlupakan. Padahal, sarapan sangat penting untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil dan mencegah keinginan makan berlebihan pada siang hari. Kemenkes menyarankan untuk memilih menu sarapan yang kaya karbohidrat kompleks, protein, dan serat seperti roti gandum, buah, atau telur. Jika menginap di hotel yang menyediakan fasilitas buffet, ambillah porsi yang wajar dan tetap fokus pada menu sehat.

2. Kendalikan Porsi dengan Mindful Eating

Keinginan mencicipi seluruh hidangan khas daerah setempat adalah hal yang wajar. Kuncinya adalah mengendalikan porsi melalui prinsip mindful eating (makan dengan kesadaran penuh), kunyah secara perlahan, nikmati cita rasanya, dan berhentilah sebelum terlalu kenyang. Membagi porsi makanan (sharing menu) dengan keluarga atau teman seperjalanan juga menjadi solusi cerdas agar bisa mencicipi banyak hidangan tanpa takut kalori berlebih.

3. Selalu Sediakan Camilan Sehat dan Air Putih

Padatnya agenda wisata berpotensi menggeser waktu makan utama. Untuk mencegah kelaparan ekstrem yang memicu balas dendam saat makan, bawalah selalu camilan bergizi di dalam tas, seperti buah potong, kacang-kacangan, atau biskuit gandum. Selain itu, penuhi kebutuhan cairan dengan selalu membawa botol minum sendiri. Banyak orang keliru mengira tubuhnya lapar, padahal sebenarnya hanya mengalami dehidrasi ringan akibat berjalan kaki di bawah terik matahari.

4. Bijak Hadapi Buffet dan Street Food

Saat berhadapan dengan menu prasmanan (buffet) hotel, siasati piring Anda dengan mengambil makanan secara bertahap, dimulai dari sayuran, protein, baru kemudian karbohidrat. Sedangkan saat berburu jajanan pasar atau street food, pilihlah penjual yang mengutamakan kebersihan dan sebisa mungkin hindari makanan yang diolah dengan minyak goreng berulang kali.

5. Tetap Aktif Bergerak dan Cukup Istirahat

Pola makan sehat akan jauh lebih efektif jika diimbangi dengan aktivitas fisik. Manfaatkan momen liburan untuk memperbanyak jalan kaki, bersepeda, atau berenang agar kalori dari makanan berat dapat langsung diimbangi. Tak kalah penting, jagalah waktu tidur malam agar tetap cukup. Kurang tidur terbukti memicu peningkatan hormon lapar yang membuat Anda terus-menerus mengidamkan makanan manis.

Kemenkes RI menegaskan bahwa kunci utama dari diet sehat saat liburan adalah fleksibilitas dan keseimbangan. Jika hari ini Anda mengonsumsi makanan yang cenderung berat, maka keesokan harinya harus diimbangi dengan pilihan menu yang jauh lebih sehat. Dengan menjaga pola konsumsi yang bijak, tubuh akan tetap bugar dan stamina terjaga secara optimal untuk menikmati setiap detik momen liburan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....