Pariwisata Jabar Bergairah,Kereta Cepat Jadi Magnet WNA
- 07 Jul 2026 12:23 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Margaretha Ari Anggorowati selaku Kepala BPS Provinsi Jawa Barat kepada awak media menyampaikan perkembangan dari sektor pariwisata Jawa Barat yang terus menunjukkan tren pertumbuhan yang menjanjikan sepanjang Mei 2026. Kunjungan wisman langsung via Bandara Internasional Kertajati mencapai 241 kunjungan, tumbuh sebesar 11,06 persen _(m-to-m)_, walau secara _year on year_ turun 6,23 persen. Kunjungan didominasi oleh warga negara Singapura sebesar 48,96 persen dan Malaysia sebesar 12,45 persen.
Sedangkan dari data Whoosh, moda transportasi modern ini menjadi pintu masuk yang sangat signifikan bagi warga negara asing (WNA). Mereka berlibur datang ke Jawa Barat.
“Selama periode Januari-Mei 2026, tercatat akumulasi sebanyak 69.874 kedatangan WNA ke Jawa Barat melalui Stasiun WHOOSH. Khusus pada Mei 2026, kedatangan WNA melonjak 27,32 persen _(m-to-m)_ menjadi 17,523 kunjungan, dengan Stasiun Padalarang menjadi pintu keluar paling dominan sebesar 86,62 persen.”, rinci Ari di BPS Jabar, Senin 6 Juli 2026.
Dalam rilisnya, BPS Provinsi Jawa Barat juga menyampaikan terkait data mobilitas wisnus pada Mei 2026 yang menembus angka 19,52 juta perjalanan. Total perjalanan wisnus sepanjang Januari-Mei 2026 menyentuh 93,45 juta perjalanan atau naik 5,78 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
“Wilayah yang selalu menjadi favorit utama perjalanan wisnus yaitu Kabupaten Bogor sebesar 15,70 persen, dan Kota Bandung sebesar 10,88 persen”, jelas Ari. Kenaikan kujunngan wisman dan wisnus secara tidak langsung berdampaka terhadap Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang yang naik sebesar 1,95 poin _(m-to-m)_ menjadi 48,21 persen. Dengan TPK tertinggi berada di Kabupaten Purwakarta sebesar 66,83 persen. Sementara TPK hotel non-bintang juga merangkak naik 2,18 poin menjadi 26,19 persen.
Kinerja Angkutan Udara Internasional Melonjak 93,98 persen Dipicu Musim Haji. Pergerakan sektor transportasi Jawa Barat pada Mei 2026 terpantau masif, khususnya pada moda angkutan udara hal ini dikarenakan adanya keberangkatan jamaah haji melalui Bandara Kertajati. Jumlah penumpang domestik tumbuh sebesar 22,09 persen _(m-to-m)_, namun kejutan besar terlihat pada penumpang internasional yang melonjak fantastis hingga 93,98 persen _(m-to-m)_.
“Lonjakan drastis pada rute penerbangan luar negeri ini disebabkan oleh momentum pemberangkatan jamaah haji asal Jawa Barat melalui Bandara Kertajati. Dan ini berimbas juga ke sektor kargo udara internasional yang ikut terkerek melesat naik sebesar 107,90 persen _(m-to-m)_.”, jelas Ari.
Tak mau kalah penumpang kereta api juga naik sebesar 6,95 persen (m-to-m). Sementara itu, volume pengguna Kereta Cepat WHOOSH tumbuh sebesar 5,23 persen _(m-to-m)_ dibanding bulan sebelumnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....