D'castello Ciater Jadi Kelas Alam Favorit Pelajar saat Libur

  • 14 Jun 2026 19:50 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang - Libur sekolah kali ini dimanfaatkan ratusan pelajar, untuk belajar di alam terbuka. Florawisata Bunga D'Castello Ciater , adi pilihan utama wisata edukasi di Subang.

"Kami melihat animo siswa meningkat pesat, sejak libur dimulai. Mereka datang dengan semangat belajar, bukan sekadar mencari hiburan," ujar Divisi Marketing Florawisata Bunga D'Castello Agus Arif Muhammad kepada RRI di Subang, Minggu 14 Juni 2026.

Anak-anak kata Agus, langsung turun ke lahan untuk praktik menanam pohon bersama pemandu. Setiap bibit yang ditanam dicatat namanya, agar bisa dipantau pertumbuhannya.

"Menanam pohon itu, pelajaran tanggung jawab yang paling sederhana. Anak akan merasa memiliki, karena pohon itu mereka tanam sendiri," tegasnya.

Peserta kegiatan sangat beragam, mulai dari TK, SD, MI, MTs hingga SMP sederajat. Semua jenjang belajar dengan metode, yang disesuaikan usia masing-masing.

"Pelajar yang memanfaatkan edukasi wisata, terdiri dari anak-anak TK, SD, MI, MTs dan SMP sederajat. Kami buat modulnya bertingkat, supaya mudah dipahami semua usia," tutur Agus.

Selain tanam pohon, siswa diajak keliling greenhouse, untuk mengenal ragam bunga hias. Mereka juga praktik membuat eco-enzyme dari limbah dapur.

"Edukasi tidak berhenti di menanam saja. Kami ajarkan daur ulang dan cara merawat bunga, agar wawasan mereka lebih luas," imbuhnya.

Program ini sengaja dirancang, untuk menjauhkan anak dari gadget selama liburan. Tujuannya menumbuhkan cinta lingkungan, lewat aksi nyata, bukan teori di kelas.

"Libur harus produktif dan berkesan. Kalau anak sudah sayang pohon, otomatis mereka akan sayang bumi juga," papar Agus.

Pihak pengelola memastikan, program edukasi wisata tanam pohon akan terus berjalan sepanjang libur sekolah. Flora wisata D'Castello Ciater, terbuka untuk sekolah yang ingin mendaftar.

"Kami siap jadi mitra sekolah, untuk pendidikan lingkungan. Silakan hubungi tim kami kalau mau jadwalkan kunjungan rombongan," tandasnya.

Para guru yang mendampingi mengaku senang, dengan format belajar seperti ini. Anak jadi lebih aktif bertanya, dan berani mencoba langsung di lapangan.

"Feedback dari guru sangat positif untuk kami. Artinya konsep kelas alam ini, memang dibutuhkan sekolah saat ini," ucap salah seorang guru pembimbing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....