Geopark Ciletuh Jejak Purba di Pesisir Selatan Jawa

  • 09 Jun 2026 11:22 WIB
  •  Bukittinggi
Poin Utama
  • Palubahanratu
  • Sukabumi

RRI.CO.ID, SUKABUMI – Di sepanjang pesisir selatan Jawa Barat, terbentang sebuah mahakarya geologi yang telah diakui dunia. Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, yang terletak di Kabupaten Sukabumi, menawarkan lebih dari sekadar pemandangan alam. Kawasan ini merupakan sebuah lanskap raksasa berbentuk amfiteater alam yang merangkum keindahan air terjun, pantai, dan batuan purba dalam satu bingkai yang megah.

Warisan Geologi yang Mendunia

Secara ilmiah, kawasan ini menyimpan catatan sejarah bumi yang luar biasa. Nama "Ciletuh" sendiri berasal dari bahasa Sunda yang merujuk pada aliran air sungai. Secara geologis, wilayah ini merupakan area "tumbukan" lempeng samudra dan benua. Bebatuan unik yang tersebar di sini diyakini merupakan dasar laut yang terangkat ke permukaan jutaan tahun silam.

Pengakuan internasional dari UNESCO sebagai Global Geopark menjadi bukti kekayaan alam dan budaya yang tersimpan di dalamnya. Kini, dengan pembangunan infrastruktur jalan yang semakin memadai, akses menuju surga tersembunyi ini menjadi lebih mudah dijangkau, sekaligus mengubah wajah Sukabumi menjadi destinasi wisata kelas dunia yang tetap mengedepankan nilai ekologis.

Menjelajahi Pesona Puncak hingga Curug

Geopark Ciletuh menawarkan pengalaman wisata yang beragam melalui zona-zona alaminya. Salah satu ikon utamanya adalah Puncak Darma. Dari ketinggian, pengunjung dapat menyaksikan hamparan teluk berbentuk tapal kuda yang berpadu dengan luasnya Samudra Hindia.

Bagi pencinta wisata air, Ciletuh sering dijuluki sebagai "negeri seribu air terjun". Curug Cimarinjung berdiri dengan gagah diapit tebing batu purba, sementara Curug Awang kerap disandingkan dengan kemegahan "Little Niagara". Bagi yang lebih menyukai suasana pantai, Pantai Palangpang menawarkan hamparan pasir luas yang menjadi titik tolak wisatawan untuk menjelajahi pulau-pulau kecil di sekitarnya menggunakan perahu nelayan tradisional.

Harmoni Alam dan Budaya Lokal

Selain daya tarik visualnya, Geopark Ciletuh menjadi pusat edukasi konservasi lingkungan. Setiap jengkal tanah dan formasi batuan di kawasan ini memiliki cerita sejarah bumi yang perlu dijaga.

Wisatawan juga dapat merasakan kentalnya budaya lokal melalui pagelaran seni tradisional yang kerap diselenggarakan. Pengalaman perjalanan akan terasa lebih lengkap dengan mencicipi kuliner khas Sukabumi. Menikmati nasi liwet hangat ditemani ikan bakar segar khas laut selatan, sambil duduk di gazebo menghadap Samudra Hindia, menjadi penutup perjalanan yang sempurna untuk memanjakan lidah sekaligus mata.

Dengan perpaduan fasilitas penginapan yang semakin memadai dan keasrian alam yang terjaga, Geopark Ciletuh-Palabuhanratu kini menjadi destinasi ideal bagi siapa pun yang ingin melepas penat dan mencari ketenangan di tengah mahakarya alam Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....