Mengapa Mbappé Punya Ferrari tapi Tak Bisa Menyetir? Ini Fakta Uniknya!

  • 15 Jul 2026 08:53 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Bongkar profil terbaru Kylian Mbappé, striker Real Madrid yang hancurkan rekor dunia, koleksi supercar mewah, tapi tak punya SIM. Baca fakta uniknya di sini!

RRI.CO.ID, Mataram - Nama Kylian Mbappé Lottin tak pernah lepas dari panggung sepak bola dunia. Striker tajam kelahiran Paris, 20 Desember 1998 ini terus membuktikan dirinya sebagai fenomena global, baik saat mengenakan seragam kebesaran Real Madrid maupun ketika memimpin lini serang Tim Nasional Prancis.

Dibesarkan di Bondy, sebuah wilayah pinggiran yang kental dengan kultur sepak bola jalanan, Mbappé tumbuh di lingkungan atletis. Ayahnya, Wilfried Mbappé, adalah seorang pelatih sepak bola, sementara ibunya, Fayza Lamari, merupakan mantan pemain bola tangan profesional. Kombinasi disiplin dan bakat alami ini melahirkan sosok penyerang dengan kecepatan vertikal yang menakutkan dan penyelesaian akhir yang sangat dingin.

Setelah mengukir sejarah sebagai top skor sepanjang masa Paris Saint-Germain (PSG) dengan 256 gol, kepindahannya ke Real Madrid pada musim panas 2024 menandai babak baru. Di Spanyol, dominasinya tak tertahankan setelah ia sukses menyabet Trofi Pichichi (Top Skor La Liga) secara berturut-turut pada musim 2025 dan 2026.

Namun, di balik kegemilangan trofi dan gelontoran golnya, ada sisi lain dari Mbappé yang jarang disorot media dan menyimpan banyak cerita unik.

Sisi Lain Sang Megabintang: Punya Supercar, tapi Dikawal Sopir

Salah satu fakta paling menggelitik dari seorang Mbappé adalah urusan izin mengemudi. Meski mengantongi pendapatan fantastis jutaan Euro per bulan dan memiliki deretan mobil mewah seperti Ferrari hingga berbagai seri eksklusif Volkswagen di garasinya, Mbappé ternyata belum bisa menyetir.

Sejak memulai karier profesionalnya di AS Monaco hingga menjadi bintang global, ia selalu mengandalkan jasa sopir pribadi. Baginya, fokus penuh pada performa di lapangan jauh lebih krusial daripada menghabiskan waktu untuk mengambil ujian SIM.

Penghancur Rekor Pelé dan 'Donatello' di Ruang Ganti

Di level internasional, Mbappé adalah mimpi buruk bagi lini pertahanan lawan. Ia menjadi remaja kedua dalam sejarah setelah Pelé yang mampu mencetak gol di laga Final Piala Dunia (Rusia 2018). Ketajamannya di fase gugur (knockout stage) turnamen mayor bahkan membuatnya tercatat sebagai salah satu pencetak gol terbanyak Prancis di ajang Piala Dunia.

Uniknya, di luar lapangan hijau, Mbappé adalah seorang pencinta literasi pop. Pada tahun 2021, ia merilis novel grafis otobiografinya sendiri yang berjudul "Je m'appelle Kylian". Kedekatan karakternya dengan budaya pop ini juga yang membuat rekan-rekan setimnya dulu di PSG menjulukinya "Donatello"—salah satu karakter ikonik dalam serial kura-kura ninja (Teenage Mutant Ninja Turtles).

Dari lapangan jalanan Bondy hingga puncak tertinggi Santiago Bernabéu, Mbappé telah membuktikan bahwa ia bukan sekadar pesepak bola berbakat, melainkan sebuah ikon generasi baru yang penuh warna.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....