Pertumbuhan Ekonomi Kepri Tembus 7,04 Persen pada Triwulan I 2026
- 19 Jul 2026 21:38 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau pada triwulan I 2026 mencapai 7,04 persen. Capaian tersebut dipaparkan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad saat menyampaikan kondisi makro ekonomi daerah di hadapan Komisi II DPR RI dalam kunjungan kerja spesifik di Graha Kepri Batam, Rabu, 8 Juli 2026.
Menurut Ansar, pertumbuhan ekonomi tersebut menjadi modal penting bagi Kepulauan Riau untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar delapan persen sebagaimana dicanangkan pemerintah pusat.
Ia menjelaskan kontribusi terbesar pertumbuhan ekonomi Kepri masih ditopang oleh sektor industri, perdagangan, investasi, serta aktivitas ekonomi di Kota Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi provinsi.
"Pertumbuhan ekonomi Kepri triwulan pertama 2026 kita tumbuh sebesar 7,04 persen. Biasanya di triwulan tiga dan empat kita akan melonjak tinggi. Mudah-mudahan target Bapak Presiden delapan persen bisa kita capai terutama kontribusinya dari Batam," ujar Ansar Ahmad.
Selain pertumbuhan ekonomi, Ansar menyampaikan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepulauan Riau pada 2025 mencapai 80,53 poin. Angka tersebut menempatkan Kepri sebagai salah satu dari tiga provinsi di Indonesia yang memiliki kategori IPM sangat tinggi.
Di sisi lain, angka kemiskinan di Kepulauan Riau berada pada level 4,26 persen atau lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional. Pemerintah provinsi terus mendorong berbagai program pemberdayaan masyarakat, termasuk bantuan usaha produktif dan dukungan pembiayaan bagi pelaku UMKM untuk menjaga daya beli masyarakat.
Ansar mengakui tingkat pengangguran masih menjadi tantangan karena tingginya arus migrasi penduduk ke Kepulauan Riau, khususnya Kota Batam. Menurutnya, persepsi Kepri sebagai daerah tujuan mencari pekerjaan menyebabkan jumlah pencari kerja terus bertambah setiap tahun.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau optimistis berbagai indikator makro ekonomi tersebut dapat terus ditingkatkan melalui penguatan investasi, penciptaan lapangan kerja, dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta dunia usaha sehingga target pertumbuhan ekonomi delapan persen dapat diwujudkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....