Accelero Indonesia Dorong Peningkatan Literasi Anak di Kota Sorong

  • 19 Jul 2026 05:20 WIB
  •  Sorong
Poin Utama
  • Program Teaching at the Right Level (TaRL) yang dijalankan Accelero Indonesia di Kota Sorong memasuki tahun kedua pelaksanaan dengan fokus peningkatan kemampuan membaca dan berhitung anak-anak.
  • Accelero Indonesia berkolaborasi dengan empat sekolah dasar, dua universitas, dan satu taman baca komunitas di Kota Sorong untuk mengembangkan program pada tahun 2026.
  • Program TaRL terus dikembangkan melalui kerjasama lintas institusi pendidikan dan komunitas literasi untuk mencapai hasil yang lebih optimal.

RRI.CO.ID, Sorong – Founder Project Accelero Indonesia, Catherine Tikara, mengatakan Program Teaching at the Right Level (TaRL) yang dijalankan Accelero Indonesia di Kota Sorong kini memasuki tahun kedua pelaksanaan. Program tersebut terus dikembangkan melalui kolaborasi dengan sekolah, perguruan tinggi, dan komunitas literasi untuk meningkatkan kemampuan dasar membaca dan berhitung anak-anak. Catherine menjelaskan, pada tahun 2026 Accelero Indonesia bekerja sama dengan empat sekolah dasar, dua universitas, serta satu taman baca komunitas di Kota Sorong.

"Ini adalah tahun kedua Accelero mengimplementasikan Program Teaching at the Right Level di Sorong. Tahun ini kami bekerja sama dengan empat sekolah dasar, dua universitas, dan satu taman baca lokal," ujar Catherine saat ditemui pada kegiatan ASEAN Event: One ASEAN, One Million Dreams, Sabtu 18 Juli 2026.

Menurutnya, selama kurang lebih tiga bulan pelaksanaan program, kegiatan utama difokuskan pada penerapan metode Teaching at the Right Level (TaRL), yakni pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan literasi dan numerasi setiap anak, bukan berdasarkan usia atau jenjang kelas.

"Anak-anak terlebih dahulu diasesmen, kemudian belajar sesuai level kemampuan literasi dan numerasi mereka. Jadi bukan berdasarkan usia ataupun kelas. Dengan cara ini, anak-anak yang masih mengalami kesulitan dalam kemampuan dasar bisa mengejar ketertinggalannya," jelasnya.

Selain pendampingan belajar, Accelero Indonesia juga melakukan rehabilitasi dan pembangunan pojok baca di salah satu sekolah mitra sebagai upaya menghadirkan ruang belajar yang nyaman bagi siswa. "Kami membuat pojok baca agar anak-anak memiliki ruang yang nyaman untuk membaca dan menumbuhkan kebiasaan literasi sejak dini," katanya.

Tak hanya itu, Accelero Indonesia juga menggalang kampanye donasi buku yang berhasil menghimpun sekitar 500 buku dari berbagai pihak. Ratusan buku tersebut kemudian disalurkan ke empat sekolah dasar mitra dan satu taman baca komunitas Pinjam Pustaka di Kota Sorong.

"Banyak sekolah yang masih mengalami keterbatasan fasilitas bacaan. Karena itu kami membuka donasi buku, dan bersyukur sekitar 500 buku berhasil terkumpul untuk disalurkan kepada sekolah-sekolah dan taman baca," ungkap Catherine.

Puncak dari seluruh rangkaian program ditandai dengan penyelenggaraan Literacy Festival yang dikemas dalam kegiatan ASEAN Event: One ASEAN, One Million Dreams.

Melalui festival tersebut, anak-anak diperkenalkan pada keberagaman budaya negara-negara ASEAN melalui berbagai permainan edukatif dan aktivitas interaktif.

"Kami ingin memperkenalkan budaya ASEAN kepada anak-anak melalui kegiatan yang menyenangkan. Harapannya mereka tumbuh menjadi generasi pemimpin masa depan yang berintegritas, memiliki mimpi besar, dan percaya bahwa meskipun tinggal di Sorong, mereka tetap bisa meraih cita-cita setinggi langit," pungkasnya

Program Teaching at the Right Level (TaRL) Accelero Indonesia pada tahun 2026 menjadi salah satu dari 10 proyek terbaik di kawasan ASEAN yang memperoleh dukungan pendanaan dan pendampingan implementasi dari ASEAN Foundation dan Maybank Foundation, sebagai bentuk pengakuan atas inovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....