Satpolairud Polres Bima Selamatkan 44 Penumpang KMP Armada Mulia

  • 18 Jul 2026 16:15 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima - Aksi cepat personel Satpolairud Polres Bima Kabupaten Polda NTB bersama tim SAR gabungan berhasil menyelamatkan seluruh penumpang KMP Armada Mulia yang mengalami kecelakaan laut di perairan Teluk Sanggar, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima.

Insiden kapal wisata yang mengangkut 44 orang, terdiri dari 8 anak buah kapal (ABK), 7 warga negara Indonesia (WNI), dan 29 warga negara asing (WNA), itu terjadi setelah kapal berlayar dari Pelabuhan Lombok menuju Labuan Bajo.

Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kasat Polairud Iptu Dedi Rizaldi menjelaskan, pihaknya langsung bergerak setelah menerima informasi dari nelayan mengenai adanya kapal yang mengalami musibah di perairan Teluk Sanggar.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Satpolairud segera berkoordinasi dengan Pos SAR Bima dan Pos TNI Angkatan Laut guna menyusun langkah pencarian dan penyelamatan. Koordinasi juga dilakukan dengan agen KMP Armada Mulia di Pelabuhan Bima.

Dari hasil koordinasi diperoleh informasi bahwa tiga kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian telah lebih dahulu mengevakuasi seluruh penumpang dalam keadaan selamat.

Sekitar pukul 01.00 Wita, tim SAR gabungan yang terdiri dari Satpolairud Polres Bima Kabupaten, Satpolairud Polres Bima Kota, Basarnas Pos Bima, Pos TNI AL, dan KPLP, dipimpin langsung Kasat Polairud, berangkat menggunakan KM Almukti Palapa menuju perairan Oi Panihi.

Di lokasi tersebut, tim menjemput seluruh korban yang sebelumnya dievakuasi oleh kru Kapal MAJESTIC dan KM SULTAN untuk selanjutnya dibawa menuju Pelabuhan Bima.

Sekitar pukul 09.00 Wita, KM Almukti Palapa tiba di Pelabuhan Bima. Seorang korban yang mengalami cedera ringan langsung dilarikan ke RSUD Bima guna mendapatkan penanganan medis.

Sementara 43 korban lainnya diarahkan ke Kantor KSOP Bima untuk menjalani pendataan dan pemeriksaan dokumen oleh Kantor Imigrasi Bima.

Kasat Polairud Iptu Dedi Rizaldi mengatakan proses penyelamatan berlangsung cepat berkat koordinasi yang baik antarinstansi.

"Begitu menerima informasi, kami langsung membangun koordinasi dengan seluruh unsur SAR. Berkat kerja sama yang solid, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat. Hanya satu orang mengalami cedera ringan dan sudah mendapatkan perawatan medis," ujar Iptu Dedi Rizaldi.

Berdasarkan keterangan nahkoda kapal, kecelakaan diduga dipicu cuaca buruk dengan gelombang tinggi yang menyebabkan mesin kapal mengalami gangguan. Kondisi tersebut mengakibatkan kebocoran pada badan kapal.

Saat ini KMP Armada Mulia masih berada di lokasi dan dalam proses perbaikan. Seluruh rangkaian evakuasi berlangsung aman, tertib, dan efektif tanpa kendala berarti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....